Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengambil langkah isolasi terhadap hewan ternak sapi yang terindikasi terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Selama masa isolasi yang disertai dengan penanganannya, kondisi sapi yang terjangkit PMK berangsur membaik.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Cianjur, Ade Dadang Kusmayadi, mengatakan hingga saat ini baru hewan ternak sapi yang terindikasi terjangkit PMK di Kabupaten Cianjur. Namun pengawasan dan pencegahan perlu dilakukan juga bagi hewan ternak ruminansia lain seperti kambing, domba, maupun kerbau.
"Untuk Kabupaten Cianjur sudah terindikasi (PMK) di beberapa titik. Alhamdulillah sekarang sedang penanganan oleh tim kami dari Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan," kata Ade, Sabtu (28/5).
Sapi yang terindikasi terjangkit PMK di Kabupaten Cianjur sedang menjalani masa karantina selama 14 hari. Ade berharap kondisinya terus membaik sehingga tidak menularkan ke hewan ternak lainnya. "Dari penanganan yang kami lakukan, informasi terakhir kondisi sapi-sapi sudah berangsur membaik," tegasnya.
Temuan kasus PMK di Kabupaten Cianjur berada pada peternakan di Kecamatan Cilaku, Sukaresmi, dan Mande. Jumlahnya yang terdata tidak terlalu banyak.
"Hanya empat ekor yang terindikasi. Semoga dengan cepatnya penanganan serta upaya pencegahan bisa menjadi cara PMK di Kabupaten Cianjur tak meluas," ujarnya.
Wabah PMK di Kabupaten Cianjur baru menyerang hewan ternak sapi. Sedangkan domba, kambing, atau kerbau hingga saat ini belum ada yang terindikasi. "Mudah-mudahan tidak ada. Kami lakukan penanggulangan PMK dengan melibatkan stake holder lainnya," pungkasnya. (OL-15)
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid meninjau Balai Ternak Lombok Tengah. Stok sapi Bali dipastikan siap memenuhi kebutuhan Iduladha 2026 dan memberdayakan mustahik.
Vaksinasi PMK dilakukan di puskeswan Pulau Payung, Kecamatan Mukomuko Selatan, puskeswan Penarik, puskeswan Lubuk Gedang, dan Kota Mukomuko.
Inaktivasi virus yaitu mematikan virus agar tidak menyebabkan penyakit, namun tetap menjaga bagian antigenik yang mampu merangsang kekebalan hewan.
820.000 ternak kerbau, sapi, kambing dan unggas mati atau hilang terbawa arus banjir. Kemudian 58 rumah potong hewan rusak, 2.300 alat mesin pertanian hilang.
Vaksinasi PMK bertujuan untuk memberikan penguat anti-PMK atau vaksin guna mencegah ternak dari penularan PMK.
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana dan prasarana laboratorium berstandar internasional, pemenuhan alat identifikasi penyakit PMK.
Kedatangan hewan-hewan ini merupakan langkah konkret importir Jawa Timur dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan pengembangan sektor pariwisata.
Baznas menilai Banyuwangi sebagai lokasi strategis untuk mengembangkan program pemberdayaan.
Kabupaten Blora dipilih sebagai lokasi pengembangan Balai Ternak karena memiliki potensi besar dalam bidang peternakan domba.
Pemilihan Trenggalek sebagai lokasi program didasarkan pada potensi lokal yang tinggi dalam pengembangan peternakan domba.
Program Balai Ternak merupakan bagian dari upaya Baznas dalam memberdayakan ekonomi mustahik melalui pengelolaan ternak secara komunal.
JELANG perayaan Idulfitri, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) tetap optimal di seluruh Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved