Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) berhati-hati dalam penentuan lahan relokasi warga korban banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Adonara. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadi konflik mengingat di Adonara sering terjadi konflik tanah yang berujung perang antarwarga.
Bupati Flores Timur Anton Hadjon mengatakan ada tiga lokasi yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah sebagai calon relokasi. Dari tiga lokasi itu, jelasnya, baru satu yang sudah pasti dan akan dilakukan serah terima yakni lahan di Desa Oyangbarang, Kecamatan Wotan Ulumado dengan seluas 1,4 hektare.
Lokasi lainnya ada di Desa Nelelamadike seluas sekitar 1,5 hektare. Namun, pemerintah setempat akan memastikan lebih dulu terkait status lahan tersebut. Sementara lahan relokasi bagi pengungsi di Desa Waiburak sampai saat ini belum bisa ditentukan lokasi relokasi dan masih tahap pembicaraan.
"Sampai saat ini, calon lahan relokasi bagi pengungsi di Waiburak belum ada karena kita sangat hati-hati. Kalau salah, warga bisa berperang. Jadi kita sangat hati-hati untuk lahan relokasi bagi pengungsi bencana di Waiburak. Tetapi, kita sudah melakukan pendekatan. Calon lahan itu ada di Desa Seusina dengan luas 4 hektare" ujar Anton Hadjon, Sabtu (24/4).
Ia juga menyampaikan rata-rata para pengungsi tidak mau direlokasi di luar dari desanya. "Para pengungsi ingin relokasi tetapi harus di desa lamanya. Mereka tidak mau keluar dari desanya. Hal ini dikarenakan mereka adalah tua-tua adat di desanya," tandas Anton Hadjon.
Meski begitu, kata dia bahwa pemerintah daerah akan berusaha secara maksimal dengan melakukan pendekatan secara budaya disini sehingga para pengungsi bencana ini dapat direlokasi. Hal ini juga sesuai permintaan Presiden Joko Widodo agar warga terdampak bencana agar segera direlokasi.
Anton Hadjon menambahkan pemerintah pusat hanya menyiapkan rumah bagi
korban terdampak bencana, sedangkan untuk lahan disiapkan oleh pemerintah daerah setempat. "Kita dapat jatah 300 unit rumah dari pemerintah pusat. Rumah ini akan dibangun oleh PUPR. Rumah itu akan dibangun di tiga desa terdampak yakni, Desa Nelelamadike, Desa Waiburak dan Desa Oyangbarang," papar dia. (OL-15)
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Sekretaris Utama Baznas RI, Subhan Cholid, menyampaikan pemenuhan pangan bagi para penyintas gempa menjadi prioritas utama dalam masa tanggap darurat ini.
GUNUNG Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas dan berpotensi terjadi erupsi eksplosif.
AKTIVITAS gunung berapi Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meningkat pada Jumat, 16 Agustus 2025.
BNPB meminta warga Kabupaten Flores Timur untuk tidak kembali ke kampung halaman atau kawasan rawan bencana (KRB) menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
GUNUNG Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali alami erupsi pada Selasa, 8 Juli 2025 petang, tepat pukul 16.08 WITA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved