Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Pekanbaru menyatakan masih membutuhkan tambahan kolam retensi berupa waduk penampung air untuk mengatasi permasalahan banjir di Ibu Kota Provinsi Riau itu.
"Kolam retensi yang ada di Kota Pekanbaru masih belum mencukupi. Untuk itu masih dibutuhkan beberapa kolam retensi lagi pada wilayah rawan banjir untuk menampung air dari curah hujan," kata Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution di Pekanbaru, Kamis (12/11)
Menurut dia, rencana penambahan kebutuhan kolam retensi itu sudah dimasukkan ke dalam rencana induk pengendalian banjir yang kini dipercepat penyelesaiannya. Ia mengatakan, keberadaan kolam retensi itu sangat dibutuhkan yang berfungsi sebagai tempat menghimpun air pada suatu kawasan.
"Jadi, saat hujan air tidak langsung turun ke kawasan permukiman masyarakat, khususnya di dataran rendah. Kalau ada kolam retensi maka air akan masuk ke kolam itu sebagai tempat penampungan dan minimal sehari mengendap baru keluar sedikit-sedikit," terang Indra.
baca juga: Kapolda Jateng Kunjungi Pengungsi Merapi di Desa Balerante
Ia menyebut realisasi penyelesaian pembuatan rencana induk pengendalian banjir ini sudah mencapai 60 persen. Rencana induk pengendalian banjir ini merupakan acuan dari Dinas PUPR Pekanbaru dalam mengatasi permasalahan banjir di daerah ini. Di samping itu penyiapan masterplan pengendalian banjir juga memuat data jumlah drainase, anak sungai, dan peta wilayah banjir sedangkan rencana induk ini ditargetkan rampung hingga akhir tahun 2020. (Ant/OL-3)
Status tersebut menjadi langkah krusial guna menekan risiko banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah yang bisa saja terjadi saat intensitas hujan meningkat seperti saat ini.
Pemkot Pekanbaru resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi tahun 2025, terhitung mulai 3 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026.
Operasi dilakukan untuk menurunkan hujan di wilayah tidak terdampak, atau mencegah hujan di zona rawan bencana, menggunakan penyemaian NACL atau Calcium Oxide.
SETIDAKNYA 31 ribu personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Riau.
Kecamatan Ile Ape merupakan salah satu kawasan ring satu atau kawasan terdekat dari Gunung Api Ile Ape (Lewotolok).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) segera menetapkan status siaga bencana setelah Kabupaten Kolaka Timur dan Kota Kendari lebih dulu mengumumkan status siaga.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Seluruh aparatur, termasuk Satpol PP, harus mampu menampilkan sikap dan penampilan yang rapi, profesional, serta berintegritas.
Seorang pria di Pekanbaru tewas terseret arus parit yang meluap saat mengendarai motor. Jasad korban ditemukan Tim SAR 1,38 km dari lokasi kejadian.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
Berkaca dari tahun sebelumnya, Disnaker Kota Pekanbaru menyadari masih ada beberapa laporan yang masuk tentang perusahaan yang belum membayar THR tepat waktu.
Menjelang periode mobilitas tinggi pada arus mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) terus memacu pengerjaan pemeliharaan rutin di Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved