Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh memprediksi cuaca ekstrem masih terjadi hingga pekan depan akibat adanya daerah belokan angin di Provinsi Aceh.
"Hasil analisa kita, bahwa hingga awal pekan depan 'share line' (belokan angin) masih akan terjadi di Aceh," ucap Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh, Zakaria Ahmad, di Banda Aceh, Minggu (25/10).
Ia menerangkan belokan angin tersebut menimbulkan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir, dan angin kencang pada sejumlah wilayah di provinsi paling utara Sumatra itu.
Cuaca ekstrem ini terjadi, jelas dia, dipicu oleh perlambatan massa udara berupa pembentukan awan-awan konvektif, maka mengakibatkan penumpukan massa udara di lapisan atmosfer.
Salah satu fenomena alam ini juga mendukung terjadinya pertumbuhan awan-awan hujan di sekitar wilayah Aceh, sehingga menimbulkan potensi hujan pada siang, sore, hingga malam hari.
"Awal pekan depan Senin (26/10), hujan berpotensi turun di Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, dan Pidie Jaya," terangnya.
Ia juga menyebutkan tentang peluang cuaca ekstrem hari ini di daerah setempat.
"Sedangkan hari ini cuaca ekstrem berpeluang terjadi di wilayah Aceh Timur, Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Jaya," kata dia.
Ia juga menyebutkan adanya belokan angin di provinsi paling barat Indonesia itu tidak menyebabkan potensi gelombang tinggi laut, terutama di wilayah perairan dalam beberapa hari ke depan.
Meski dampaknya tidak menimbulkan gelombang tinggi, pihaknya meminta pengguna transportasi laut dan nelayan setempat agar tetap mewaspadai gelombang setinggi tiga meter lebih.
"Berkisar 2,5 hingga tiga meter di wilayah perairan Banda Aceh-Sabang, perairan utara Sabang, perairan barat-selatan, Selat Malaka bagian utara, Samudera Hindia barat Aceh, dan sekitarnya," tutur Zakaria.
(Ant/OL-12)
Hujan deras dan angin kencang melanda Bangka Belitung, merusak puluhan rumah dan menumbangkan pohon. Seorang mahasiswi terluka akibat tertimpa pohon.
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Hasil pengamatan BMKG memperlihatkan sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di Samudra Laut Cina Selatan, perairan utara Aceh, Samudra Hindia Barat Daya Lampung, Laut Jawa, Laut Sulawesi
ARUS lalu lintas dari dan menuju Kota Bandung mengalami kemacetan akibat pohon tumbang di Jalan Raya Lembang, tepatnya di Desa Gudang Kahuripan, Kabupaten Bandung Barat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, sedikitnya 10 rumah di dua kecamatan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem 30 Maret-2 April 2026. Hujan lebat dan angin kencang berisiko picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved