Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT pesisir utara Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang terdampak limbah minyak mentah milik Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) mendapatkan kompensasi Rp900 ribu per bulan.
"Dana kompensasi tahap awal sudah mulai dilakukan sejak beberapa hari terakhir," kata Vice President Relations Pertamina Hulu Energi Ifki Sukarya dalam siaran pers yang diterima di Karawang, Sabtu (14/9).
Ia mengatakan, persyaratan untuk pencairan dana kompensasi tahap awal ialah warga diwajibkan membuat surat pernyataan yang akan disampaikan pada saat proses aktivasi rekening oleh pihak bank.
Pemberian dana kompensasi kepada warga terdampak limbah minyak Pertamina sesuai dengan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang telah diverifikasi.
KKP telah melaksanakan pendataan warga terdampak pada 15-18 Agustus 2019 di wilayah Karawang dan Bekasi, Jawa Barat serta Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Selain itu juga sesuai pendataan di Kabupaten Serang, Kota Serang, Tangerang, dan Kota Cilegon Provinsi Banten
"Data KKP yang sudah masuk (upload) ke sistem per 28 Agustus 2019 sebanyak 14.721," katanya.
Data tersebut selanjutnya diverifikasi pada 2-9 September 2019 di setiap kabupaten dan kota oleh tim kompensasi yang ditetapkan melalui Surat Keputusan bupati dan wali kota masing-masing daerah.
Menurut dia, untuk kompensasi awal disepakati sebesar Rp900 ribu per warga setiap bulan, yakni selama dua bulan pada periode terdampak yakni Juli-Agustus 2019.
Besaran kompensasi itu berdasarkan hasil koordinasi pemangku kepentingan pada 9-10 September 2019 yang dihadiri Tim Kejaksaan Agung, BPKP, KKP, KLHK, SKK Migas, MUI Jabar dan Kepala Dinas di tujuh kabupaten dan kota.
Baca juga: Pegiat Lingkungan Unjuk Rasa di Paripurna HUT Karawang
Secara terpisah, belasan pegiat lingkungan hidup berunjuk rasa dalam sidang paripurna HUT Karawang ke-386. Mereka meminta pemerintah daerah untuk mendesak audit terhadap Pertamina yang telah melakukan pencemaran karena kebocoran sumur YYA-1 di laut Karawang.
"Hari ini kita memberikan surat somasi terbuka kepada bupati. Salah satunya adalah meminta pemda untuk tegas terhadap kasus Pertamina yang melakukan pencemaran dengan mendesak audit Pertamina," kata perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil Karawang Ravindra seusai aksi, Sabtu (14/9).
Sekda Karawang Acep Jamhuri mengatakan akan menyampaikan keluhan para pegiat kepada bupati. Ia mengatakan, data kompensasi sudah melalui verifikasi. Dan dalam setiap pertemuan dengan Pertamina ada notulen yang mencatat kesepakatan yang dibuat."Kami kawal konsistensi Pertamina. Jika tidak, akan kami kejar," pungkasnya. (X-15)
Peristiwa bermula saat korban, Aman Suherman (23), seorang mahasiswa asal Desa Karyamulya, sedang dalam perjalanan pulang kerja.
Warga Perumahan Karaba Indah Karawang digegerkan penemuan mayat pria berinisial SR (21) di Kali Kalapa. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.
Polres Karawang siapkan rekayasa lalu lintas contraflow di Tol Jakarta-Cikampek KM 47-66 dan siagakan 174 personel amankan libur panjang (long weekend).
Pelaksanaan ibadah Jumat Agung Tahun 2026 di Kabupaten Karawang berlangsung aman dan kondusif.
Seluruh proses telah dilakukan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku
LONJAKAN signifikan kunjungan wisatawan terjadi di sejumlah destinasi wisata pesisir Kabupaten Karawang selama momen libur Lebaran 2026/ Idulfitri 1447 H.
Konflik Iran-AS-Israel picu tumpahan minyak besar di Teluk Persia. Jutaan orang terancam krisis air bersih dan kehancuran ekosistem laut.
Sebuah kapal tanker di lepas pantai Kuwait dilaporkan terkena ledakan besar yang memicu tumpahan minyak. Insiden ini menandai meluasnya serangan di Teluk Arab.
Tim DRRC Universitas Indonesia menyebut faktor alam, khususnya aktivitas endogen, diduga kuat menjadi penyebab kebocoran pipa.
TUMPAHAN minyak di sekitar areal Pelabuhan Laut Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menghawatirkan.
Penjaga Pantai Filipina mempersiapkan penempatan penghalang terapung dan selang penyedot untuk menangani tumpahan minyak dan mencegahnya mencapai ibu kota, Manila.
Sebuah video yang viral di media sosial pada hari Sabtu (27/4) menunjukkan tumpahan minyak mentah, terutama Crude Palm Oil (CPO), yang mengapung di Sungai Cempaga, Kalimantan Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved