Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN Umum Daerah (Perumda) Air Minum Jaya (PAM Jaya) mendukung proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur I dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang menyediakan 19.000 sambungan rumah (SR) hingga 2024 atau setara 83.200 jiwa di Jakarta. Ini terbagi menjadi tahun ini ditargetkan 9.000 sambungan rumah dan tahun depan 10.000.
"Jadi tahun depan sampai dengan Juli target kami 19.000 sambungan rumah," kata Direktur Pelayanan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Jaya (PAM Jaya) Syahrul Hasan saat ditemui di Jakarta, Sabtu (30/9/2023). Proyek SPAM Jatiluhur I, kata Syahrul, merupakan salah satu upaya mencapai 100% ketersediaan air bersih di DKI Jakarta secara efektif dan efisien. Proyek tersebut berkapasitas 4.000 liter/detik dengan capaian 300.000 sambungan rumah.
Sejauh ini, proyek SPAM Jatiluhur I berjalan lancar. Menurut Syahrul, salah satu tantangan proyek ini lantaran pihaknya perlu melakukan penyesuaian-penyesuaian terutama dari sisi tenaga kerja. "Nah ini kan yang sekarang sedang kami ikhtiarkan. Bisa dibilang belum pernah ada PDAM di Indonesia melakukan kerja yang sangat besar begitu ya, tetapi waktunya sangat terbatas. Artinya kalau yang lain-lain kan di luar Jakarta mungkin nambahin kapasitas produksinya, kita langsung 4.000 liter/detik," jelas Syahrul.
Baca juga: Layanan Samsat di DKI Buka Hingga Sabtu
Target 19.000 sambungan rumah tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai macam pemangku kepentingan baik dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, wali kota, kecamatan, maupun kelurahan. Di sisi lain, PAM Jaya mengimbau masyarakat Jakarta untuk dapat menghemat penggunaan air bersih dan beralih menggunakan air PAM Jaya dibandingkan penggunaan air tanah.
Selain itu, Syahrul juga menyebutkan ada proyek infrastruktur SPAM lain dengan skema KPBU yang disiapkan. Ini untuk DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya, yaitu SPAM Regional Karian-Serpong berkapasitas 3.200 liter/detik, SPAM Djuanda/Jatiluhur II berkapasitas 2.054 liter/detik, dan SPAM Buaran 3 berkapasitas 3.000 liter/detik.
Baca juga: Pengadilan Tinggi DKI Terima Berkas Banding Mario Dandy dan Shane Lukas
Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya menargetkan pembangunan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur I rampung pada 2024. "Ditargetkan konstruksi SPAM Jatiluhur I dapat selesai pada tahun depan," ujar Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti.
Diana mengatakan, progres pembangunan SPAM Jatiluhur I hingga Agustus 2024 telah mencapai 47,47%. Sarana infrastruktur SPAM sangat dibutuhkan untuk memasok kebutuhan air bersih ke DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya yang memang masih membutuhkan banyak air bersih dan kebutuhan itu saat ini belum mencapai 100%. Karenanya, untuk meningkatkan 100% cakupan pelayanan pada 2030, Kementerian PUPR, melalui proyek SPAM Regional Jatiluhur I menambah jumlah suplai air sebesar 4.000 liter per detik. (Ant/Z-2)
Warga mengisi wadah dengan air bersih dari sumber mata air di Desa Kaleke, Sigi, Sulawesi Tengah.
Iwan menyebut sebagai langkah mitigasi, BPBD Kendal telah menyiapkan 100 tangki air bersih untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Efektivitas layanan air bersih tidak hanya bergantung pada infrastruktur pipa, tetapi juga pada manajemen penyimpanan di tingkat rumah tangga.
Ia menekankan, kebutuhan air bersih masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah, terutama bagi warga yang belum memiliki sarana penampungan air.
PAM Jaya berkomitmen mengakselerasi perluasan jangkauan layanan air bersih agar mampu mengover seluruh wilayah DKI Jakarta secara total pada 2029.
Program ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi 5.000 warga Palestina yang kekurangan akses air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved