Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA 10 hari terakhir operasi yustisi penegakan disiplin protokol covid-19 pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di DKI Jakarta telah mengumpulkan denda sebanyak Rp402 juta. Operasi yustisi dari satgas gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Kejaksaan, Pengadilan, dan Satpol PP itu telah menjaring 73.532 orang dengan rincian 2.492 dikenakan denda.
"Sejak 14 September hingga 23 September, kemarin, denda administrasi sebanyak 2.492 orang dengan jumlah denda Rp402.353.000 yang sudah diterima oleh pemerintah daerah," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, di kantornya, Kamis (24/9).
Baca juga: 8 Hari Operasi Yustisi, 834.771 Pelanggar Ditindak
Yusri mengatakan sejak 10 hari terakhir, satgas telah memberikan teguran tertulis kepada 33.688 orang dan teguran lisan kepada 4.031 orang. Sedangkan untuk sanksi sosial, satgas telah menjaring hingga lebih dari 30 ribu orang.
"Sanksi sosial berupa menyapu, pungut sampah, dan tindakan lain yang diberikan petugas itu sekitar 33.321 orang," jelas Yunus.
Lebih lanjut, Yusri menjelaskan terdapat 144 rumah makan yang disegel karena melanggar aturan dengan tetap melayani makan ditempat yang melanggar Pergub Nomor 80 Tahun 2020.
"Kita imbau untuk tetap mematuhi aturan. Kita akan berikan tindakan tegas, walau yang dikedepankan teman-teman dari Satpol PP, tapi kita akan tegas bagi pengusaha yang masih mencoba membuka usaha padahal sudah dibuat aturan hanya boleh take away," kata Yusri. (faj/A-1)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan fenomena pendatang baru yang mulai berdatangan ke Ibu Kota.
Gubernur DKI Pramono Anung prediksi 10-12 ribu pendatang baru masuk Jakarta pasca-Lebaran 2026. Pastikan tak ada operasi yustisia, namun pendatang wajib punya keahlian.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta tetap terbuka bagi pendatang pasca-Lebaran tanpa operasi yustisi. Namun, pendatang diimbau memiliki kapasitas
Gubernur Pramono Anung peringatkan pemudik agar tak beri harapan palsu pada calon pendatang. Jakarta terbuka tanpa razia KTP, tapi siapkah Anda bertarung?
Jakarta tetap menjadi kota terbuka bagi siapa saja yang ingin mengadu nasib.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan melakukan operasi yustisi ataupun penyaringan terhadap pendatang baru pascalebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved