Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal PBB Antonio Guterres, Minggu (10/5), mengecam keras serangan terhadap konvoi pasukan penjaga perdamaian PBB di Mali, yang menewaskan tiga penjaga perdamaian dari Chad dan melukai empat lainnya.
Guterres mengingatkan serangan yang menargetkan pasukan penjaga perdamaian PBB dapat merupakan kejahatan perang berdasarkan hukum internasional.
Dia meminta pihak berwenang Mali untuk mengerahkan semua upaya untuk mengidentifikasi para pelaku serangan sehingga mereka dapat dibawa ke pengadilan dengan cepat, kata juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, dalam sebuah pernyataan.
“Sekjen PBB menegaskan kembali tindakan pengecut seperti itu tidak akan menghalangi PBB dari tekadnya untuk terus mendukung rakyat dan pemerintah Mali dalam upaya mereka mencapai perdamaian dan stabilitas,” kata pernyataan itu.
Baca juga: Iran Siap Bertukar Tahanan dengan AS tanpa Prasyarat
Guterres menyatakan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban, serta pemerintah dan rakyat Chad. Ia berharap pemulihan cepat bagi yang terluka.
Tiga penjaga perdamaian Chad tewas pada Minggu dalam patroli rutin di dekat Aguelhok di Mali utara ketika konvoi mereka membentur sebuah bom pinggir jalan. Empat lainnya terluka parah. (Xinhua/A-2)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Ia menilai, serangan terhadap prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
TNI dan PBB percepat pemulangan jenazah Praka Rico Pramudia yang gugur di Libanon. Simak kronologi dan proses repatriasi pahlawan perdamaian ini.
Pasukan PBB tersebut menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap keluarga dan rekan-rekan Praka Rico.
Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran selama dua minggu atas permintaan PM Pakistan Shehbaz Sharif, meski blokade Hormuz berlanjut.
Presiden Kazakhstan itu pun menyatakan keprihatinan atas meningkatnya negosiasi konflik global di luar kerangka PBB, yang menandakan marginalisasi perannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved