Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MUNGKIN, kamu pernah mendengar bahwa konsumsi telur bisa berujung pada kolesterol tinggi. Namun, apakah hal ini benar? Ternyata, tidak sepenuhnya salah, lho.
Sebutir telur memiliki kandungan kolesterol sebesar 185 sampai 200 miligram. Sedangkan, kebutuhan kolesterol harian tubuh maksimal hanya sebesar 300 miligram.
Nah itu artinya, mengonsumsi dua butir telur saja sudah melebihi angka maksimal asupan kolesterol yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya. Terlebih dengan makanan lain yang kamu konsumsi. Sudah pasti, jika asupan makanan tidak diperhatikan, angka kolesterol tentu akan melambung dan meningkatkan terjadinya risiko penyakit stroke maupun masalah pada kardiovaskular.
Baca juga: Ini Tips Makan Daging Bagi Penderita Kolesterol
Tidak heran jika banyak orang yang memiliki riwayat kolesterol tinggi enggan untuk mengonsumsi makanan ini. Padahal, meski memiliki riwayat kolesterol, tetapi kamu tetap boleh kok mengonsumsi telur sebagai menu makanan harian.
Namun, perhatikan, konsumsinya tetap saja tidak boleh terlalu banyak. Jangan lupa perhatikan pula asupan makanan lain yang kamu konsumsi.
Baca juga: Daging Kambing Yes, Kolesterol No! Simak 4 Tips Sehat Berikut Ini
Sebagian besar kolesterol dalam telur terkandung pada bagian kuning telur. Sementara pada bagian putihnya, kandungan kolesterolnya terbilang rendah. Namun, kolesterol yang terkandung dalam telur, bagi pengidap kolesterol tinggi tetap saja dianggap membahayakan.
Padahal, kenaikan kolesterol dalam darah tidak hanya karena konsumsi telur, justru makanan berikut inilah yang memicu kenaikan kolesterol dalam darah:
Konsumsi telur antara 4-5 butir setiap minggunya terbilang masih aman kok bagi pengidap kolesterol tinggi. Artinya, satu hari konsumsinya tidak lebih dari satu butir, ya. Apabila kamu khawatir akan kenaikan kolesterol tubuh, kamu bisa menghindari mengonsumsi bagian kuningnya dan hanya memakan bagian putihnya.
Meskipun begitu, alangkah lebih baik lagi jika kamu bertanya terlebih dahulu pada dokter, sehingga konsumsi telur tidak berdampak terlalu negatif untuk kesehatan tubuhmu. (Z-3)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Kontrol gula darah, tekanan darah, dan kolesterol untuk cegah stroke. Kenali gejala awal dan lakukan pencegahan sejak dini demi kesehatan otak dan tubuh.
Penyakit jantung tak hanya dipengaruhi genetik. Ahli Mayo Clinic menyebut gaya hidup punya peran lebih besar.
Kuning telur ternyata kaya nutrisi dan tak selalu memicu kolesterol tinggi. Studi terbaru menyarankan konsumsi telur utuh secara seimbang.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat.
Meski sulit menolak hidangan khas Lebaran seperti opor ayam dan rendang, menjaga pola konsumsi tetap menjadi kunci utama untuk menghindari lonjakan kolesterol.
Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa pemudik yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan sakit kepala hebat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved