Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Syiah Kuala (USK), bersama sembilan Perguruan Tinggi Negeri Indonesia yang tergabung dalam konsorsium pangan melakukankan program Matching Fund Patriot Pangan Kampus Merdeka 2022.
Program ini adalah upaya perguruan tinggi untuk mendukung pemerintah dalam mengantisipasi krisis pangan di Indonesia. Di mana Ketua konsorsium ini adalah dari Institut Pertanian Bogor. Sementara perguruan tinggi lainnya yang terlibat adalah USK, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Tanjungpura-Pontianak, Universitas Pattimura, Universitas Gadjah Mada, Universitas Mulawarman, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Mataram, dan Universitas Negeri Lampung.
Koordinator Program Patriot Pangan USK Prof. Dr. Ir. Samadi, M. Sc, Senin (12/12) menjelaskan, ada tiga program kegiatan yang sudah di laksanakan USK untuk mendukung ketahanan pangan ini. Ketiga program tersebut telah dilakukan launching dua hari lalu (Sabtu 10/12) di Kampus USK Banda Aceh.
Baca juga:Kelola Sampah Laut Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Pertama, peningkatan produksi dan ketersediaan pangan lokal yang dalam hal ini USK memilih komoditas padi. Kedua, peningkatan produksi pangan segar yaitu melalui komoditi bawang merah. Selanjutnya, peningkatan ketersediaan protein hewani yaitu sapi.
"Seluruh program ini melibatkan mahasiswa Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBM), dan mendapat dukungan dari mitra konsorsium USK" jelas Samadi.
Adapun mitra kegiatan ini adalah, untuk padi dengan BPTP Aceh, bawang merah dengan Konsorsium Bawang Merah dan sapi dengan Dinas Peternakan Aceh
Wakil Rektor I USK Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si mengatakan, dirinya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Dirjen Dikti kepada USK untuk menjalankan program Patriot Pangan ini.
Menurutnya, program ini sangat efektif untuk diterapkan karena melibatkan pemerintah, pengusaha, perguruan tinggi serta masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangatlah penting dalam mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia.
"Ini dapat menjadi program andalan kita. Karena kita bisa intervensi dari hulu ke hilir sehingga nilai tambah yang didapatkan dengan produktivitas dapat dinikmati petani," kata Agussabti.
Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Ernan Rustiadi, M.Agr yang mewakili Ketua Konsorsium Pangan mengatakan, program ini merupakan instruksi pemerintah terhadap seluruh jajarannya termasuk pihak perguruan tinggi untuk berkontribusi mengatasi krisis pangan tahun 2023 di Indonesia.
Oleh karena itu, dirinya sangat mengapresiasi kerja seluruh anggota konsorsium ini termasuk USK yang telah menjalankan berbagai program
ketahanan pangannya. "Kami sangat menghargai kerja keras teman-teman, termasuk konsorsium dari USK. Karena kita tahu, semua ini luar biasa dan tidaklah mudah," tambahnya. (H-3)
Universitas Syiah Kuala (USK) resmi membuka Prodi Hubungan Internasional (HI) melalui jalur SMMPTN Barat 2026 dengan daya tampung 80 mahasiswa.
Ujian khusus bagi peserta cacat penglihatan itu berlangsung pada Kamis (23/4) di Fakultas MIPA Blok C Lantai 1 ruang Matematika Terapan, Kampus USK Darussalam, Banda Aceh.
Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh menyesuaikan jadwal UTBK 2026 untuk memberi kesempatan peserta salat zuhur sesuai kearifan lokal Syariat Islam.
Sulaiman juga menyebutkan bahwa dua judul buku yang diluncurkan di ulang tahunnya ke-50 ini, disiapkan dalam waktu akhir tahun 2025 hingga awal 2026.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
Polresta Banda Aceh menangkap terduga pelaku penganiayaan balita di Daycare Baby Preneur. Kasus terungkap setelah rekaman CCTV viral di media sosial.
TIGA pendulang emas tradisional di aliran sungai kawasan Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Aceh, hanyut terbawa arus besar.
Pertemuan ini bukan sekadar pertemuan. Ini adalah pertemuan rasa, pertemuan hati, dan pertemuan sejarah
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan bahwa upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh membutuhkan dukungan besar dari pemerintah pusat.
Program Amanah luncurkan Future Leaders Bootcamp di Aceh Besar untuk mencetak generasi unggul melalui kewirausahaan dan kepemimpinan berkarakter.
Saat menjadi narasumber pada seminar itu, Ahmad Luthfi membeberkan sejumlah praktik baik yang sudah dilakukan di Provinsi Jawa Tengah selama ia memimpin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved