Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI psikologis klinis sekaligus Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr. Dra. Sumarni, Psi mengatakan gangguan skizofrenia bisa disembuhkan dengan perawatan baik dan benar. Skizofrenia adalah penyakit gangguan jiwa dimana fungsi dan peran seseorang menjadi menurun, tidak bisa dioptimalkan, seperti hidup di alamnya sendiri. Memiliki halusinasi, hanya dirinya sendiri yang tahu. Penderita skizofrenia memiliki gangguan perilaku yang menyimpang tidak seperti orang normal.
"Faktor risiko skizofrenia bisa dari keturunan tapi kecil, bisa disebabkan oleh faktor genetik, kehidupan, seperti anak terlantar, bisa juga berasal dari trauma. Kemudian bencana alam seperti tsunami juga bisa menyebabkan skizofrenia. Bisa juga disebabkan dari kecil menutup diri, jarang mau bergaul, tidak bisa bersosialisasi, memiliki kesulitan komunikasi dengan orang lain," jelas Marni pada Senin (10/10).
Baca juga: Percepatan Transformasi Digital dan Inovasi Butuh Kolaborasi
Baca juga: Aptisi Sebut Hanya 6% Penduduk Indonesia Masuk Pendidikan Tinggi
Menurut Marni, skizofrenia bisa disembuhkan. "Skizofrenia bisa disembuhkan, secara teoritis sepertiga penderita skizofrenia bisa sembuh, sepertiga bisa sembuh total seperti bisa bekerja, bisa bersosialisasi seperti orang bisa, tapi sepertiganya lagi sulit untuk bisa sembuh," imbuhnya.
Skizofrenia bermacam-macam, contohnya ada paranoid yang selalu curiga terhadap orang lain. Orang-orang skizofrenia memiliki jenis halusinasi yang berbeda. "Apabila ada yang mengatakan skizofrenia tidak bisa disembuhkan, itu sama sekali tidak tepat. Apabila pasien mendapatkan perawatan yang baik dan benar, pasti kondisinya akan bisa membaik secara perlahan," tambahnya.
Perilaku orang gangguan skizofrenia bisa merugikan diri sendiri atau bisa membahayakan orang lain karena halusinasi mereka dan waham (keyakinan) yang mereka buat sendiri dari imajinasinya. Kesalahan dari keluarga pasien skizo kebanyakan keluarga itu melepas obat pasien setelah melihat tidak ada gejala yang dialami pasien.
"Saya sebagai seorang psikolog menyarankan untuk yang menderita skizofrenia untuk berobat secara teratur dengan psikofarmaka dan juga dilanjutkan terapi," tutur Marni. (H-3)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Psikolog Ratih Ibrahim memperingatkan risiko PTSD pada korban kecelakaan kereta api. Simak gejala, faktor risiko, dan pentingnya penanganan dini di sini.
Penelitian terbaru mengungkap konsep 'affective tactile memory'. Ternyata, tubuh kita merekam sentuhan bermakna sebagai sensasi fisik yang membentuk rasa aman seumur hidup.
Psikolog Ratih Ibrahim menjelaskan pentingnya resiliensi dan dukungan keluarga bagi korban kecelakaan kereta api untuk pulih dari trauma psikologis.
Ia juga mengingatkan bahwa menghindari sepenuhnya stimulus yang berkaitan dengan trauma dalam jangka panjang dapat menghambat proses pemulihan.
Ia menjelaskan, gejala yang muncul bisa beragam, seperti perasaan cemas berlebihan, jantung berdebar saat berada di keramaian.
Masalah emosi dan perilaku pada anak usia dini kerap kali dipersepsikan sebagai fase perkembangan yang wajar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved