Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Studi (Prodi) Kewirausahaan, relatif sedikit namun cepat berkembang di masyarakat. Jurusan ini lebih dikenal dengan Prodi Entrepreneur. Tujuan dari hadirnya Prodi Entrepreneur adalah menghasilkan lulusan yang mampu menemukan peluang usaha baru.
Tentunya, dengan mengoptimalkan berbagai potensi perkembangan teknologi informasi digital, prodi ini merupakan gabungan dari keahlian di bidang entrepreneur dengan teknologi digital. Sehingga lulusan ini, mampu dan ahli di bidang Teknologi Kewirausahaan.
Gunawan Witjaksono, selaku Rektor BRI Institute yang sedang dalam proses transformasi menjadi Cyber University mengatakan, Prodi Kewirausahaan yang berbasis teknologi ini menjadi peluang yang memiliki prospek kerja cerah di masa depan.
“Prodi Entrepreneur akan mencetak lulusan untuk menjadi pengusaha baru yang bisa memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan bisnis di era teknologi digital, analis bisnis, konsultan bisnis, dan professional di lembaga keuangan seperti perbankan dalam mendampingi para pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) untuk dapat menghasilkan kinerja bisnis yang sukses,” terangnya dalam rilis yang diterima, Rabu (22/8).
Baca juga: Wirausaha: Pengertian, Sifat, Tujuan, dan Contoh
Sementara itu, menurut Dr Muhammad Yusuf, selaku Kaprodi Entrepreneur BRI Institute menjelaskan, ada beberapa mata kuliah unggulan yang bisa mengoptimalkan keilmuan mahasiswa, di bidang bisnis digital.
Adapun mata kuliah unggul di Prodi Entrepreneur, di antaranya Digital marketing, E-commerce, Strategi Bisnis, dan Manajemen Keuangan.
“Prodi Kewirausahaan di BRI Intitute ini memberikan mahasiswa keterampilan dan kompetensi dalam menemukan peluang juga ide bisnis, berkomunikasi, manajerial serta pemasaran yang didukung oleh ilmu teknologi informasi. Sehingga dapat membuat keputusan bisnis secara efektif,” paparnya.
Kompetensi ini, tegasnya, akan didapatkan melalui proses pembelajaran yang ditempuh dalam kurun waktu 3 tahun di ruang kelas dan di dalam kampus, juga 1 tahun kerja lapangan di luar kampus dan di perusahaan atau anak perusahaan.
“Prodi ini cukup menarik dan tentu akan membuka peluang kerja di masa depan yang cerah bagi generasi muda saat ini. Dimana trend menjadi pengusaha dan startup sangat menjanjikan. Maka, segeralah bergabung dengan mendaftarkan diri melalui laman www.cyber-univ.com,” katanya.
Kampus yang beralamat di Jl TB Simatupang No 6, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, ini, menawarkan juga program Beasiswa Cemerlang dengan kuota terbatas untuk 100 siswa terbaik.
“Ayo jadi pengusaha sukses dengan menjadi lulusan prodi Entrepreneur BRI Institute serta raih beasiswa kuliah sampai dengan 100%,” ajaknya. (RO/OL-09)
UPAYA pemberdayaan ekonomi perempuan kembali mendapat sorotan, kali ini melalui pendekatan yang tidak biasa dengan menggabungkan keterampilan kuliner dengan teknologi digital.
Pentingnya ruang belajar yang selaras dengan tantangan nyata di lapangan.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
BytePlus menggelar BytePlus Indonesia AI Day 2026 pada 16 April 2026 di Jakarta dengan mengusung tema Unleash Frontier AI Capabilities.
Layanan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan kemudahan tanpa mengorbankan keamanan
SNS tahun ini resmi memulai program uji coba truk listrik (Electric Vehicle/EV) guna melengkapi armada operasional untuk pengiriman barang dari depo menuju ritel.
KOMPETENSI digital merupakan salah satu yang krusial untuk terus ditingkatkan di kalangan pelajar. Hal tersebut harus dilakukan lewat berbagai pelatihan dan edukasi.
Virtuenet memperkenalkan sejumlah sistem teknologi untuk mengatasi permasalahan tersebut, teknologi yang membawa rangkaian solusi digital terintegrasi.
Ia mencontohkan, permainan tradisional maupun aktivitas fisik lainnya dapat menjadi pilihan untuk mengalihkan perhatian anak dari penggunaan gawai secara berlebihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved