Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG akhir Mei 2021, sejumlah orangtua murid bertanya-tanya apakah pembelajaran tatap muka (PTM) jadi dilakukan pada Juli 2021 mendatang?
Terkait hal ini, setidaknya ada tiga hal yang menjadi acuan Satgas Penanganan Covid-19 dalam merekomendasikan jadi tidaknya PTM, yakni kasus covid-19, zonasi risiko dan cakupan vaksinasi guru serta tenaga pendidik.
"Pembelajaran Tatap Muka muka tahun ajaran baru pada Juli mendatang, akan mempertimbangkan kondisi dan perkembangan pandemi serta zonasi risiko di setiap daerah, serta cakupan program vaksinasi yang diberikan kepada guru dan tenaga pendidik," sebut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, Rabu (26/5).
Menurut Wiku, monitoring itu menjadi tanggung jawab pemerintah dan satgas di daerah untuk dapat memastikan seluruh kondisi dalam pertimbangan tersebut terpenuhi. Dengan begitu, saat penyelenggaraan PTM, akan terlaksana dengan aman dan mencegah adanya risiko penularan di lingkungan satuan pendidikan.
Saat ini, kasus covid-19 kembali melonjak dan zonasi risiko covid-19 pun berubah dinamis, mengikuti angka kasus. Karena itu, dua indikator ini belum bisa dijadikan acuan untuk PTM.
Sementara indikator ketiga, yakni vaksinasi guru dan tenaga pendidik, kiranya bisa memberi jawaban jadi tidaknya PTM pada Juli 2021 nanti.
Vaksinasi guru dan tenaga pendidik dimulai sejak Februari 2021. Presiden Joko Widodo menargetkan pada Juni 2021, vaksinasi guru, tenaga pendidik dan kependidikan bisa tuntas, sebelum dimulainya tahun ajaran baru.
Namun, hingga Mei 2021 atau tiga bulan kemudian, menurut Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, vaksinasi covid-19 baru dilakukan kepada 23% dari 4,5 juta guru di Indonesia.
"Informasi terakhir dari angka 4,5 juta guru yang menjadi sasaran, sekitar bulan Juli diharapkan sudah divaksinasi," ujar Mendikbudristek, pekan lalu.
Rendahnya capaian vaksinasi terhadap guru dan tenaga pendidik yang dilakukan selama tiga bulan terakhir ini bisa menjadi salah satu tolok ukur bahwa rencana PTM pada Juli 2021 belum bisa dilakukan.
Apalagi, kasus covid-19 di Tanah Air sedang tinggi-tingginya, dijejali dengan banyak klaster baru yang terus bermunculan. (H-2)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
PAPDI menekankan pentingnya vaksinasi MMR bagi orang dewasa guna mencegah penularan campak yang tinggi dan risiko komplikasi serius.
Dokter spesialis penyakit dalam ingatkan risiko komplikasi campak bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita gangguan imun. Simak penanganannya.
Epidemiolog menekankan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi sebagai langkah utama mengendalikan penyebaran campak dan mencegah risiko KLB.
Sebelumnya sekolah ini sempat memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) 100 persen.
Tercatat ada 12 kasus aktif di tujuh rumah di kawasan Kembangan Utara. Sedangkan tujuh kasus aktif di enam rumah Kelurahan Srengseng.
SHANGHAI mencatat kenaikan tajam dalam kasus covid-19 pada Selasa (29/3/2022).
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari membenarkan jika wilayah Kecamatan Cempaka Putih kasus covid-19 tertinggi dibandingkan kecamatan lainnya.
Meski kasus covid-19 di wilayah Ibu Kota mulai menurun, namun masih ada 369 RT dari total 30.417 RT yang berstatus zona merah.
Pihak berwenang pada Kamis (24/2) pagi melaporkan 8.674 kasus baru, hampir semuanya didapat secara lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved