Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM upaya mempercepat transisi ke energi bersih, pemerintah Indonesia telah meningkatkan subsidi untuk pembelian kendaraan listrik dan konversi dari BBM menjadi listrik yang tadinya Rp7 juta menjadi Rp10 juta per orang.
Menurut Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, kebijakan ini di satu sisi merupakan gambaran kemajuan teknologi dan komitmen terhadap lingkungan, Namun di sisi lain, memunculkan debat tentang efektivitas dan keadilan alokasi anggaran yang signifikan ini.
"Tindakan ini adalah respons terhadap perubahan iklim global yang mendesak dan kebutuhan untuk mengurangi emisi karbon. Namun, ada keraguan yang mendasar, apakah langkah ini menjangkau seluruh spektrum masyarakat atau hanya menguntungkan segelintir kelompok yang beruntung," katanya pada Sabtu (11/11).
Baca juga: Pemerintah Diminta Tunda Penambahan Subsidi Konversi Motor Listrik
Dalam konteks sosial-ekonomi Indonesia yang kompleks, dimana tantangan harian seperti akses terbatas ke pendidikan berkualitas masih terjadi dan kehidupan ekonomi masyarakat belum membaik, subsidi yang besar untuk kendaraan listrik sangat tidak relevan. Hal itu dinilai bisa melukai sebagian masyarakat yang berjuang untuk kebutuhan dasar.
Lebih jauh lagi, peningkatan kualitas dan aksesibilitas transportasi publik berbahan bakar bersih dapat menjadi solusi yang lebih inklusif dan bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat, dibandingkan dengan subsidi kendaraan listrik individu.
Baca juga: Target Subsidi Motor Listrik Dipastikan tak Tercapai, Ini Penyebabnya
"Meskipun kendaraan listrik dianggap sebagai alternatif yang lebih bersih, transisi sektor transportasi yang menyeluruh sangat penting dan harus melampaui perubahan individu yang justru costnya akan lebih membebani negara dengan dampak terbatas," ungkap dia.
Ia menilai investasi dalam kendaraan listrik mungkin menunjukkan manfaat jangka panjang dalam mengurangi emisi, namun dampak langsung dan luas dari peningkatan layanan sosial dasar seperti kesehatan, pendidikan dan kebutuhan rakyat yang mendasar lainnya dapat dirasakan sehari-hari oleh warga.
"Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur pendidikan yang memadai dan investasi dalam kesehatan publik dapat memberikan dampak yang lebih besar dan langsung kepada masyarakat," jelasnya.
Selain itu, di sektor pertanian, yang vital bagi ekonomi Indonesia, membutuhkan investasi untuk memastikan keamanan pangan dan memperkuat ekonomi rural.
"Pertanyaan yang muncul adalah, apakah dana yang dialokasikan untuk subsidi kendaraan listrik memberikan nilai terbaik bagi uang rakyat, atau seharusnya dialokasikan untuk mendukung produksi pertanian dan meningkatkan kualitas hidup petani?," imbuhnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mempertimbangkan ulang penggunaan anggaran subsidi untuk memastikan bahwa setiap inisiatif dalam pengurangan emisi karbon juga merangkul kebutuhan inklusivitas dan keadilan sosial. Dengan demikian, perluasan dan perbaikan transportasi publik yang efisien dan ramah lingkungan harus menjadi kunci dalam strategi pengurangan emisi nasional.
"Subsidi kendaraan listrik adalah langkah yang baik, namun harus dipastikan bahwa kebijakan ini adil dan inklusif. Penyeimbangan antara dukungan inovasi dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat adalah penting. Inisiatif pemerintah selanjutnya harus mempertimbangkan ulang subsidi yang ada untuk menciptakan program yang lebih berkelanjutan dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia," tandasnya.
(Z-9)
AWKI jajaki kerja sama kendaraan listrik dengan Tiongkok, dorong fast charging dan buka peluang baru bagi ojol perempuan di Indonesia.
Kebijakan ini akan diarahkan agar penjualan motor baru di pasar domestik secara bertahap didominasi oleh motor listrik.
Simak spesifikasi BYD Song Ultra EV lengkap, mulai dari baterai, jarak tempuh, performa, fitur, dimensi, hingga estimasi harga SUV listrik BYD yang sedang menarik perhatian pasar otomotif.
Dari sisi operasional, motor listrik dinilai lebih efisien karena tidak memerlukan bahan bakar minyak dan hanya mengandalkan pengisian listrik.
Ia menambahkan, agar manfaat program ini semakin optimal, dukungan kebijakan perlu diperluas dengan tidak hanya menyasar pada subsidi pembelian.
Manajemen daya dan pemilihan rute menjadi faktor penentu keselamatan mudik menggunakan motor listrik.
Berkaca kepada teori ekonomi, katanya, subsidi yang diberikan kepada komoditas itu sampai kapanpun pasti akan ada celah pemanfaatan.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesuaikan postur anggaran Transfer ke Daerah (TKD) seringkali dicap sebagai keputusan pragmatis belaka.
Pemprov DKI hanya menyesuaikan penganggaran untuk pelaksanaan program selama 10 bulan pertama tahun anggaran.
Pemprov DKI perlu memperhatikan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan bahasa asing di sekolah-sekolah negeri maupun swasta.
tarif Transjakarta sebenarnya mencapai sekitar Rp13 ribu per penumpang, namun masyarakat hanya membayar Rp3.500 berkat subsidi besar dari pemerintah daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved