Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INVASI Rusia ke Ukraina telah berdampak kepada prospek pemulihan ekonomi global. Hal itu karena konflik itu menjadi yang paling serius dan terbuka sejak 1945 di Eropa. Di tengah situasi dan kondisi yang menegangkan, harga minyak sempat melewati US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak 2014, dan gas alam mengalami kenaikan hingga 62%.
"Ketika situasi dan kondisi semakin tidak terkendali, pihak Barat terlihat mengambil langkah setengah hati, karena mereka juga harus berhati-hati supaya sanksi tersebut tidak berdampak terhadap negara mereka sendiri," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, Selasa (1/3).
Baca juga: Putin Perintahkan Siaga Nuklir, Harga Minyak Melambung
Saat ini kerentanan utama yang harus diperhatikan adalah inflasi yang tinggi dan pasar keuangan yang semakin rapuh. Rumah tangga akan menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli bahan bakar dan lebih sedikit untuk barang dan jasa lainnya. Hal ini akan mendorong mundur tingkat kepercayaan diri akan pemulihan ekonomi, dan tentu akan semakin mempersulit perusahaan untuk mendapatkan dana investasi.
"Seberapa besar hukuman yang diberikan oleh pihak Barat, dampaknya akan ditentukan oleh seberapa besar dan seberapa panjang cakupannya," kata Nico.
Rusia telah mengatakan bahwa mereka tidak akan tinggal diam. Skenario pertama, apabila perang berakhir dengan cepat, maka akan dapat menghentikan dampak yang akan terjadi di antara Ukraina dan Rusia. Sehingga prospek pemulihan ekonomi tetap terjaga. Ini merupakan skenario termudah dan diharapkan untuk saat ini.
Skenario kedua, jika konflik berkepanjangan, pihak Barat akan memberikan tekanan yang lebih keras, yang dampaknya akan menyebabkan gangguan terhadap ekspor minyak dan gas dari Rusia. Rambatannya akan memberikan masalah energi yang lebih besar dan akan menjadi pukulan besar bagi pasar global.
Apabila hal itu terjadi, potensi Bank Sentral Eropa untuk menaikan tingkat suku bunga tahun ini mungkin akan menghilang. Apalagi apabila pasokan gas Eropa terputus, memicu resesi, tentu saja The Fed akan jauh lebih dovish.
"Sejauh ini kami mencoba membahas dampak dari Minyak dan Gas. Apabila ternyata pasokan minyak dan gas tidak terganggu, maka harga diperkirakan akan stabil pada situasi kondisi konflik geopolitik saat ini dan pada kondisi keuangan di dunia yang sangat ketat. Namun hal itu tidak akan memberikan tekanan terhadap prospek pemulihan ekonomi global," kata Nico.
Sanksi yang diberikan oleh Presiden AS Joe Biden merupakan yang terberat yang pernah dilakukan. Sejauh ini harga energi merupakan salah satu dampak langsung yang terkena akibat perang antara Ukraina dengan Rusia. Risikonya sangat besar di Eropa, karena Rusia merupakan pemasok utama minyak dan gas.
Kenaikan biaya energi akan memberikan kontribusi terhadap setengah dari tingkat inflasi yang mengalami kenaikan pada bulan Januari 2022. Bagi Amerika, harga bensin yang lebih mahal dan keadaan untuk pengetatan keuangan yang moderat akan menghambat pertumbuhan.
Apabila hal tersebut terjadi, Inflasi diperkirakan akan naik melebihi 8% pada Februari dan diperkirakan pada akhir tahun akan mendekati 5%. Sejauh ini masalah antara Ukraina dan Rusia tidak akan mempengaruhi rencana The Fed untuk menaikan tingkat suku bunga. Terkait dengan gangguan pasokan energi, tentu saja akan membuat inflasi di kawasan Eropa dapat mendekati 4% pada akhir tahun. Namun dampak material terhadap GDP akan tetap terasa. Sehingga kemungkinan Sentral Eropa akan berpikir dovish.
"Pada Bank Sentral Eropa, kami melihat akan tetap menaikan tingkat suku bunga pada akhir tahun. Namun kami perkirakan dengan kecepatan yang lebih lambat," kata Nico.
Apabila pasokan energi terganggu, pastinya akan mendorong inflasi di Amerika menuju 9% pada bulan Maret, dan akan mendekati 6% pada tahun 2022. Pada saat yang sama, gejolak keuangan akan terus berlanjut dan perekonomian akan kembali melemah.
Kenaikan tingkat suku bunga akan tetap dilakukan, namun sama seperti Bank Sentral Eropa, kecepatannya akan berkurang dari sebelumnya. Hal ini belum termasuk mengkalkulasikan apabila Rusia membalas sanksi yang diberikan oleh dunia dengan mematikan aliran gas ke Eropa.
"Kami melihat apabila hal tersebut terjadi, The Fed tidak akan lagi terfokus terhadap pertumbuhan melainkan mempertahankan pertumbuhan tersebut. Namun apabila inflasi kembali mengalami kenaikan dan tidak terkendali, maka The Fed akan menaikan tingkat suku bunga, bahkan sekalipun perekonomiannya mengalami pelemahan," kata Nico.
Berbagai skenario dan dampak akan lebih terasa terhadap negara maju. Sedangkan bagi negara emerging market, akan merasakan dampak dari kenaikan harga komoditas, seperti makanan pokok, gandum dan energi.
Negara emerging market telah mengalami fase pemulihan yang paling lambat di antara semuanya. Sehingga inflasi tinggi dan potensi arus modal keluar akan memberikan tekanan yang lebih besar terhadap prospek pemulihan ekonomi negara-negara ini.
"Pada akhirnya mengenai negara-negara yang akan terkena dampaknya, seberapa siap mereka untuk menanggung luka dan untuk kembali pulih lebih cepat. Itu yang akan menjadi negara tujuan alternatif investasi berikutnya apabila situasi dan kondisi seperti ini masih akan berlangsung," kata Nico. (Try/A-1)
Kim Jong Un memuji aksi bunuh diri tentara Korea Utara di medan perang Rusia-Ukraina demi hindari penangkapan. Simak detail kerja sama militer Pyongyang-Moskow.
INDONESIA mengamankan pasokan 150 juta barel minyak dari Rusia dengan harga khusus. Itu dilakukan setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia ujar Hasyim Djojohadikusumo.
Putin dan Pezeshkian telah berbicara via telepon sebanyak tiga kali sejak 28 Februari.
Indonesia akan mengimpor 150 juta barel minyak dari Rusia secara bertahap hingga 2026. Langkah ini jadi strategi penting menghadapi krisis energi global.
Melihat posisi korban yang berada jauh di bawah tebing dan ancaman kenaikan permukaan air laut, tim memutuskan untuk menempuh jalur udara guna mempercepat proses evakuasi.
Mengenang Piala Dunia 2018 di Rusia. Simak daftar peserta, hasil final Prancis vs Kroasia di Stadion Luzhniki, hingga momen menarik yang tak terlupakan.
Raja Charles III sampaikan pidato krusial di depan Kongres AS. Tekankan pentingnya aliansi NATO, krisis iklim, hingga dukungan untuk Ukraina di tengah tensi politik.
Ukraina memperingati 40 tahun bencana Chernobyl di tengah konflik dengan Rusia. Risiko nuklir kembali jadi sorotan global.
Berdasarkan informasi yang diterima dari BNN mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait penggunaan narkotika oleh WNA di sebuah penginapan, Tim Patroli Kantor Imigrasi Ngurah Rai
Seorang pria bersenjata melakukan penembakan brutal di Distrik Holosiivskyi, Kyiv. Enam orang tewas dan belasan lainnya luka-luka dalam insiden langka ini.
IRGC hantam gudang sistem anti-drone Ukraina di Dubai. 21 personel Ukraina dikhawatirkan tewas dalam operasi yang menyasar aset militer pendukung AS di wilayah UEA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved