Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA membuka wacana menghentikan impor pesawat dari Airbus, perusahaan asal Eropa. Tindakan itu sebagai balasan atas sikap diskriminasi Uni Eropa terhadap produk sawit dan turunannya asal Indonesia.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengaku sudah berbicara dengan pemilik pemilik Lion Air Group Rusdi Kirana.
"Saya sudah bilang ke Pak Rusdi Kirana. Saya sarankan pindah ke Boeing. Dia setuju laksanakan," ujar Enggartiasto di Bali, Rabu (21/8).
Sebagai gantinya, tandas Enggartiasto, Lion akan fokus mengimpor pesawat dari Boeing. Sikap ini, jelasnya, merupakan sinyal kuat untuk melakukan perlawanan. Sikap Uni Eropa tersebut tidak bisa dibiarkan karena nantinya akan merugikan Indonesia.
"Kita sudah sering kali dipermasalahkan Eropa. Biodiesel sampai dua kali dengan yang terbaru ini. Belum lagi CPO dengan berbagai tuduhan mereka, lingkungan dan segala macam. Itu kecenderugan proteksionsime yang besar," tuturnya.
Baca juga: Indonesia Buka Peluang Ekspor Tenaga Pendidik dan Medis ke Afrika
Selain Airbus, pemerintah juga berupaya mengalihkan impor produk susu dari Benua Biru.
"Kami minta pendapat Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia. Mereka bilang untuk tahap awal, bisa alihkan untuk produk jadi yang berbahan baku susu seperti keju," ucap Enggar.
Pemerintah memilih untuk mengalihkan produk susu karena banyak peternak Eropa yang sangat bergantung pada komoditas tersebut. Kondisinya sama seperti Indonesia yang memiliki banyak petani yang sangat bergantung pada sawit.
"Jadi kita sampaikan pesan kepada mereka dengan jelas," tegasnya. (Pol)
Dengan mengelola lebih dari 40 persen total luas perkebunan sawit nasional, petani tidak lagi cukup hanya berperan sebagai produsen bahan baku. Mereka perlu didorong untuk naik kelas.
Industri kelapa sawit turut memberikan multiplier effect positif terhadap perekonomian daerah serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani, pelaku UMKM, hingga masyarakat.
Implementasi program tersebut diwujudkan melalui pelatihan dan pendidikan teknis serta dukungan terhadap penelitian dan pemberian beasiswa di bidang kelapa sawit.
Lebih dari empat dekade sejak introduksi serangga penyerbuk pertama pada 1982, industri kelapa sawit Indonesia kembali memasuki babak baru melalui penguatan inovasi berbasis sains.
Penyebab karamnya KM Berkah Utama II diduga akibat kelebihan muatan. Saat berlayar, KM Berkah Utama II dilaporkan memuat sekitar 40 ton tanda buah segar (TBS).
Presiden Prabowo Subianto umumkan investasi besar untuk pembangunan kilang pengolahan avtur dari kelapa sawit dan minyak jelantah demi swasembada energi.
Ursula menjelaskan bahwa perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa itu dinamakan sebagai Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
Kemenangan di WTO menjadi bukti Indonesia berada di jalur yang benar dalam memperjuangkan kelapa sawit dan biodiesel.
Putusan WTO yang memenangkan Indonesia sekaligus memperlancar kembali akses pasar kelapa sawit sebagai bahan baku biofuel ke depannya.
PEMERINTAH Indonesia berhasil membuktikan diskriminasi oleh Uni Eropa (UE) dalam sengketa dagang kelapa sawit di Badan Penyelesaian Sengketa Organisasi Perdagangan Dunia (DSB WTO).
Uni Eropa hingga kini masih menilai kelapa sawit sebagai salah satu komoditas berisiko tinggi pada lingkungan.
Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) tak urung rampung selama 9 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved