KEMENANGAN Real Madrid 3-1 atas Cadiz di ajang Copa del Rey kemarin seharusnya hampir pasti mengantarkan mereka ke babak 16 besar. Namun, Los Blancos justru terancam diskualifikasi karena menurunkan pemain yang tengah menjalani sanksi larangan bermain, Denis Cheryshev. Winger asal Rusia itu menerima tiga kartu kuning di kompetisi yang sama ketika berseragam Villarreal musim lalu. Hal itu membuat pemain berusia 24 tahun tersebut seharusnya tidak boleh bermain di laga perdana Madrid di Copa musim ini.
Bukan hanya tampil, Cheryshev juga mencetak gol pembuka 3 menit setelah kick-off. Dua gol Madrid lainnya dibukukan Isco (65' dan 74') serta balasan Cadiz dibuat Kike Marquez. Suporter tuan rumah yang hadir di Stadion Ramon de Carranza berpesta meski timnya kalah. Mereka berteriak "Benitez, lihat Twitter" dan "kami akan lolos karena Cheryshev tak boleh main" bahkan sebelum babak pertama berakhir. Benitez berkilah dirinya tidak mengetahui adanya sanksi untuk anak asuhnya tersebut. Ia baru diberi kabar saat jeda dan langsung mengganti Cheryshev dengan Mateo Kovacic.
"Villarreal dan Federasi (RFEF) tidak memberi tahu kami soal ini. Tapi kami punya niat baik sehingga langsung menggantinya begitu mendapat informasi," jelas eks juru taktik Liverpool itu. Cadiz mengonfirmasi bahwa mereka telah melayangkan protes resmi ke RFEF terkait kasus Cheryshev. Kasus yang sama pernah menimpa Osasuna yang juga menurunkan pemain yang terkena sanksi di Copa de Rey sehingga langsung didiskualifikasi. Polemik juga terjadi di Nou Camp saat Barcelona menyegel tiket 16 besar setelah menghancurkan Villanovense 6-1.
Pelatih tim tamu Julio Cobos menilai sang juara bertahan telah merendahkan mereka dengan bermain hanya dengan 10 orang di 10 menit waktu sisa. Ketika itu, Jeremy Mathieu tidak bisa meneruskan laga karena cedera dan harus ditandu keluar lapangan. Namun, pelatih Barcelona Luis Enrique memutuskan tidak melakukan pergantian meski timnya masih memiliki dua jatah lagi untuk memasukkan pemain baru. "Itu seperti merendahkan kami. Jika keadaan saat itu 2-1, mereka pasti akan memasukkan pemain baru," sindir Cobos.
Ketika Mathieu ditarik, Barca memang sudah aman dengan skor 6-1. Dani Alves memulai pesta pada menit 4 sebelum Sandro Ramirez menyumbang hattrick (21', 31' dan 69') serta dua gol Munir el Haddadi pada 51' dan 76'. Satu gol balasan Villanovense dicetak Juanfran (29').