Luis Suarez Melambung

Asni Harismi
27/10/2015 00:00
Luis Suarez Melambung
(AP)
TEPAT satu tahun bersama Barcelona, Luis Suarez makin membuktikan diri sebagai bagian penting dari klub asal Catalonia tersebut. Ia memborong tiga gol alias hattrick ketika menaklukkan Eibar 3-1 di Nou Camp, kemarin. Suarez membuka pesta golnya pada menit ke-21 alias 11 menit setelah Barca dikejutkan gol Borja Baston. Kombinasinya dengan Neymar Jr amat padu di babak kedua sehingga pemain berusia 28 tahun itu melahirkan dua gol lagi pada menit 48 dan 85. Itu merupakan hattrick kedua striker Uruguay tersebut selama berseragam Blaugrana sejak 25 Oktober 2014 lalu.

Eks andalan Liverpool itu telah memainkan 57 pertandingan dan mencetak 35 gol (rata-rata 0,61 gol per laga), termasuk enam dobel. Pemain depan yang sempat menjalani sanksi akibat menggigit pundak bek tim nasional Italia Giorgio Chiellini itu mengaku bangga. Selain menandai hari jadinya di Barca dengan tinta emas, ia pun berkontribusi atas kemenangan penting saat tidak ada Lionel Messi. "Ini hattrick yang spesial karena lahir tepat satu tahun setelah saya menjalani debut," ucapnya. Pelatih Luis Enrique ikut memuji penampilan Suarez yang dinilainya tidak dapat tergantikan.

Mantan juru taktik AS Roma itu juga puas dengan penampilan anak asuhnya tersebut yang makin bagus dari pertandingan ke pertandingan. "Kami sadar peran penting Luis. Dia tidak tergantikan. Kontribusinya bagi tim tidak ternilai harganya," ujar Enrique. Dengan kemenangan itu, juara bertahan La Liga tersebut terus membuntuti Real Madrid dengan poin sama 21 dari sembilan pertandingan. Hanya, Barcelona masih harus merelakan puncak klasemen sementara karena kalah selisih gol dari Madrid. Satu permasalahan yang menurut Enrique belum tuntas ialah masih bolongnya lini belakang. Gol Borja Baston membuat Gerard Pique dkk memperpanjang catatan selalu kebobolan dalam tujuh laga beruntun di La Liga.

Insiden Mascherano
Dalam duel di Nou Camp tersebut, terjadi insiden pada menit 83 ketika wasit Carlos del Cerro memberikan kartu merah langsung kepada Javier Mascherano meski tidak melakukan tekel terhadap lawan. Rupanya, pemain tengah asal Argentina itu melontarkan kata-kata kasar kepada pengadil lapangan. Harian Spanyol, Marca, melaporkan bahwa Mascherano mengumpat dalam bahasa Argentina yang berkonotasi amat kasar. Kini, insiden tersebut tengah dalam pembahasan pengelola La Liga dan ada kemungkinan ia akan mendapat sanksi lanjutan. Kasus yang sama pernah menimpa Pique di laga Copa del Rey yang membuatnya dihukum empat pertandingan.

Jika sanksi yang sama berlaku bagi Mascherano, ia dipastikan absen dalam El Clasico kontra Real Madrid, November mendatang. Meskipun demikian, Enrique membela anak asuhnya tersebut dengan menyatakan umpatan tersebut hanya ekspresi di tengah panasnya laga. Ia juga mengutarakan kekhawatirannya jika harus bermain tanpa Mascherano di tengah banyaknya pemain yang sudah tumbang terlebih dahulu. "Hal yang buruk jika kami harus bermain tanpa dia untuk beberapa laga, tapi mereka (komisi disiplin) harus mempelajari apakah umpatan itu terlontar begitu saja atau ada kontak mata," kata Enrique.

Pendapat itu diamini rekan setim Mascherano, Sergio Busquets. Meski ia tidak berada dekat dengan lokasi kejadian, pemain berusia 27 tahun tersebut menilai kartu merah itu hanya reaksi berlebihan dari wasit. "Umpatan seperti itu hanyalah ekspresi spontan yang banyak terjadi di lapangan, tidak seharusnya wasit sangat sensitif," kilahnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya