Warga Diimbau Hindari Senayan Besok

Ssr/Kim/AM/Sat/DG/R-4
17/10/2015 00:00
Warga Diimbau Hindari Senayan Besok
(ANTARA/AGUS BEBENG)
UNTUK menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan, warga Jakarta diimbau untuk menghindari kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Selatan, besok mulai pukul 12.00 sampai 24.00 WIB.

Pasalnya, areal tersebut dipastikan bakal dipadati para suporter sepak bola yang hendak menyaksikan secara langsung pertandingan final Piala Presiden antara Persib Bandung dan Sriwijaya FC.

"Karena massa nanti begitu banyak dan bus-bus juga akan parkir di pinggir jalan pasti terjadi kemacetan. Jadi hindari GBK supaya tidak terkena macet," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian, di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin.

Tito juga mengimbau para suporter dapat bekerja sama dengan cara menumpangi kendaraan bersama-sama, seperti bus.

Tujuannya untuk meminimalkan jumlah kendaraan di sekitar Senayan.

Khusus untuk para suporter Persib, lanjut Tito, mereka akan dikawal 1.200 personel kepolisian.

Untuk mempermudah proses pengawalan, para suporter bakal dikoordinasi dengan bus dari Bandung.

Tidak hanya itu, rute bus juga diharapkan melewati jalur yang disepakati.

"Kita harapkan bus semuanya menggunakan jalur Cikampek. Kemudian ada yang juga sebagian kecil dari Banten. Kita upayakan bisa dengan menggunakan bus mereka," ujar Tito.

Pada bagian lain, Presiden Joko Widodo memastikan diri bakal hadir di GBK untuk menyaksikan laga final.

Jokowi bahkan bakal menyerahkan secara langsung trofi kepada tim juara nanti.

"Nonton dong, kita yang punya pialanya," ucap Jokowi kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.

Selain Presiden Jokowi, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memastikan diri bakal hadir.

Ia pun mengimbau para bobotoh yang hadir di Jakarta tetap mengikuti aturan dan arahan sesuai yang telah disepakati.

"Saya berharap ikuti imbauan dan arahan dari petugas agar tidak ada kejadian yang tidak diinginkan. Untuk prediksi saya memegang Persib 2-0," tukas Aher.

Sementara itu, melaju ke partai puncak Piala Presiden 2015 memaksa Arema Cronus mengalihkan bidikan.

Kini gelar peringkat ketiga menjadi target realistis yang wajib dicapai 'Singo Edan'.

Namun, sebelum itu, tim asuhan karteker Joko Susilo itu harus menghadapi hadangan Mitra Kukar terlebih dahulu.

"Kami harus lupakan kegagalan dan mulai fokus kemari. Ada gelar yang bisa kami bawa pulang atau kami kembali ke Malang dengan tangan hampa. Kami memilih untuk membawa pulang gelar peringkat ketiga," kata Joko, kemarin.

Di sisi lain, Mitra Kukar dalam kondisi siap tempur jelang laga perebutan juara ketiga di Stadion I Wayan Dipta Gianyar hari ini.

Mereka berambisi merebut tempat ketiga meskipun mengaku pencapaian saat ini telah melebihi ekspektasi tim.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya