KEPOLISIAN Republik Indonesia mengaku akan mengerahkan 30 ribu personel mereka untuk mengamankan final Piala Presiden antara Persib Bandung dan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (18/10).
Ke-30 ribu personel itu akan disebar di luar stadion dan semua penjuru Jakarta.
Pengerahan pasukan dalam jumlah besar itu diputuskan setelah Polda Metro Jaya selaku pemegang komando pengamanan teritorium melakukan rapat koordinasi dengan Mabes Polri, Polda Banten, Polda Sumatra Selatan, Polda Lampung, dan Polda Jawa Barat, kemarin.
Pelibatan sejumlah polda tersebut bertujuan mengamankan jalur pelintasan para suporter, pengamanan lokasi pertandingan, serta penjagaan di sejumlah lokasi.
"Polda Metro Jaya sudah melakukan sejumlah tahapan persiapan dan tiga kali menggelar rapat koordinasi. Kita melaksanakan rapat koordinasi terpadu dengan para stakeholder termasuk pihak suporter," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal di Jakarta, kemarin.
Khusus di GBK, lanjut Mohammad, Polda Metro Jaya akan menurunkan 9.127 personel.
Mereka akan bertugas mengawal suporter, pelatih, ofisial, dan pemain.
Selain melakukan pengamanan, Polda Metro Jaya akan merekayasa lalu lintas sebelum dan setelah pertandingan agar tidak terjadi kepadatan kendaraan.
Jika kendaraan dari arah Cawang di Jl Gatot Subroto tujuan Jl Gerbang Pemuda mengular, jalur itu akan ditutup.
Kendaraan pun diarahkan berputar melalui sisi Gedung Manggala Wanabakti.
"Jika terjadi kepadatan di Pintu VII GBK, selanjutnya kendaraan bakal diluruskan ke Pintu I dan Pintu V GBK," ujar Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKB Ipung Purnomo.
Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Agus Rianto mengimbau para suporter untuk bisa bersikap tertib dan tidak memaksakan diri datang ke Jakarta. Menonton bareng Hal senada dikatakan Kapolda Jawa Barat Irjen Moechhgyarto.
Menurut dia, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, ia mengimbau para bobotoh untuk tidak memaksakan diri ke Jakarta.
Sebagai gantinya, Polda Jabar akan memfasilitasi acara menonton bareng di seluruh polres di Jawa Barat.
"Nanti akan difasilitasi Kapolres di seluruh Jabar, untuk menggelar nonton bareng. Kalau perlu, sediakan makanan yang enak serta door prize," ujar Moechhgyarto.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meminta para bobotoh bersikap santun.
Ia berharap Persib bisa menang dengan cara terhormat.
"Saya tidak mau ada insiden yang mencoreng nama bobotoh dan Persib di GBK nanti. Kita harus menang dengan cara terhormat. Jangan sampai yang dibahas nanti justru insidennya," kata Ridwan.
Pada bagian lain, CEO of Mahaka Sports and Entertainment Hasani Abdulgani berjanji akan membayarkan seluruh kewajibannya dalam jangka waktu satu minggu setelah final.
Ia menjamin punya bujet cukup sehingga tidak perlu menunda-nunda pembayaran.
"Saya pastikan bahwa kita punya uang yang cukup untuk membayar semua kewajiban kita. Senin sampai Jumat depan kami akan sudah distribusikan semua ke tim. Ini berkaitan juga dengan laporan kami untuk cepat diaudit ke PwC (Pricewaterhouse Coopers)," ungkap Hasani seusai bertemu dengan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) di Kantor Kemenpora, kemarin.
Tim juara akan mendapat hadiah senilai Rp3 miliar, sedangkan runner-up dan peringkat ketiga memperoleh Rp2 miliar serta Rp1 miliar.
Tim peringkat keempat mengantongi Rp500 juta. (Sat/Beo/AM/R-4)