Kongres PSSI Berlabuh di Ancol

Satria Sakti Utama
01/11/2016 07:50
Kongres PSSI Berlabuh di Ancol
(ANTARA)

PSSI memastikan akan kembali menggunakan Hotel Mercure di kawasan Ancol, Jakarta Utara, sebagai lokasi Kongres Pemilihan pada 10 November mendatang.

Sebelumnya hotel itu merupakan tempat yang sama saat kongres luar biasa (KLB) PSSI pascapencabutan sanksi administratif pemerintah pada 3 Agustus lalu digelar.

Kongres Pemilihan pada 10 November ini merupakan penundaan Kongres Pemilihan 17 Oktober di Makassar, Sulawesi Selatan, yang sempat menimbulkan polemik baru antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan PSSI.

Akibat mepetnya waktu persiapan yang kurang dari satu bulan, PSSI pun sempat dikabarkan kesulitan mencari tempat yang dapat mengakomodasi digelarnya kongres.

Bahkan dikabarkan, PSSI akan menggunakan Sentul International Convention Center (SICC) sebagai opsi lain.

'Kami pastikan tempat Kongres Pemilihan nanti di Hotel Mercure, Ancol. Untuk itu, surat pemberitahuan lokasi kongres juga langsung diberitahukan kepada pada pemilik hak suara dan delegasi kongres', tulis Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Azwan Karim dalam laman resmi PSSI.

Dengan kepastian bahwa kongres digelar di Ancol, Azwan berharap kongres dapat berjalan dengan lancar tanpa menimbulkan lagi riak perselisihan.

"Kami berharap kongres berjalan lancar, aman, dan sukses," imbuhnya.

Sementara itu, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Gatot S Dewa Broto menegaskan tidak akan kembali mempermasalahkan rekomendasi kepada induk organisasi sepak bola nasional itu.

Gatot menyebutkan rekomendasi Kemenpora 12 Oktober lalu masih sah dan dapat digunakan sebagai pedoman memberikan izin dari KONI dan pihak kepolisian.

"Tetap rekomendasi kegiatan untuk KONI yang ke kepolisian dari Kemenpora. Tadi siang (kemarin) saya kontak pihak kepolisian bahwa rekomendasi yang kami layangkan pada 12 Oktober masih sah," tutur Gatot.


Batal Latihan

Terkait dengan tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia yang kini tengah disibukkan melakukan pemusatan latihan, Senin (31/10) mereka harus membatalkan latihan di lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci karena hujan deras.

Sebagai pengganti, Evan Dimas dkk diberikan porsi latihan dalam ruangan untuk menempa fisik selama 55 menit.

Program latihan kembali dijalankan Selasa (1/11) jika kondisi memungkinkan.

Pemusatan latihan itu dipersiapkan untuk menghadapi laga uji coba melawan Myanmar pada 4 November dan Vietnam beberapa hari berselang sebelum tampil di Piala AFF 2016, pertengahan November.

Timnas Garuda--julukan Indonesia--dijadwalkan menuju negara tetangga tersebut pada 2 November.

"Kelihatannya kami harus satu kali latihan fisik, satu kali match (pertandingan), dan satu lagi untuk latihan taktik sebelum berangkat," tukas asisten pelatih timnas Indonesia Wolfgang Pikal.

Mengenai Myanmar yang menjadi lawan terdekat Indonesia saat ini, Pikal menyebut persiapan the White Angels lebih matang karena sudah fokus melakukan pemusatan latihan sejak 2,5 bulan lalu.

"Kelihatannya Myanmar punya dua formasi yang berbeda. Mereka sudah latihan bersama sejak 29 Agustus. Pasti fisik mereka bagus," imbuh Pikal. (R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya