Lagi, Filosofi Pep Dipertanyakan

Nurul Fadillah
24/10/2016 08:11
Lagi, Filosofi Pep Dipertanyakan
(AFP/Oli SCARFF)

PELATIH Manchester City Josep Guardiola berkeras mempertahankan filosofi permainannya, bahkan setelah dihancurkan Barcelona 0-4 di Liga Champions lalu.

Ia tetap menginginkan skuatnya membangun serangan dari pemain paling belakang, yakni kiper.

Kemarin malam, Pep kembali harus membayar mahal atas keyakinannya tersebut.

City kembali gagal menang untuk kali kelima beruntun di semua kompetisi setelah ditahan imbang Southampton 1-1 di Etihad dalam laga pekan ke-9 Liga Primer.

Kali ini giliran Nathan Redmond yang berhasil memanfaatkan buruknya koordinasi lini belakang the Citizens.

Tepat di menit ke-27, ia menceploskan gol setelah mencuri bola liar hasil back pass John Stones yang tidak sampai ke kiper Claudio Bravo.

Semenit kemudian, Stones membayar lunas blundernya dengan gol balasan.

Namun, wasit menganulir lesakan itu karena Sergio Aguero yang berusaha membelokkan bola lewat tandukan berada dalam posisi offside.

Di paruh kedua, Pep memasukkan Kelechi Iheanacho untuk menggantikan Kevin De Bruyne.

Hasilnya, pemain berusia 20 tahun itu membuat gol penyelamat di menit ke-55 sekaligus membuat skor akhir menjadi 1-1.

Hasil itu membuat 'Manchester Biru' kembali ke puncak klasemen sementara.

Namun, Vincent Kompany dkk kini harus berbagi spot dengan Arsenal dan Liverpool yang juga mengoleksi nilai 20, tapi kalah selisih gol.

Sebaliknya bagi Southampton, tambahan satu angka membuat mereka tetap berada di papan tengah dengan nilai 13.

Sisi positifnya, skuat besutan Claude Puel itu mempertahankan catatan tak pernah kalah dalam lima partai terakhir di liga domestik.

Bersaing ketat

Sehari sebelumnya, Liverpool kembali ke jalur juara setelah ditahan imbang Manchester United 0-0, pekan lalu.

Saat menghadapi West Bromwich Albion di Anfield, kemarin, skuat asuhan Juergen Klopp tersebut meraih kemenangan 2-1.

Raihan 3 poin membuat the Reds merangsek ke tiga besar sementara, bersaing ketat dengan Arsenal yang saat ini memuncaki klasemen.

Keduanya sama-sama mengantongi 20 poin, tapi klub asal Merseyside itu kalah agregat satu gol.

Posisi the Kops membuat Klopp semakin jemawa.

Ia percaya anak-anaknya dapat tampil lebih baik lagi di setiap pertandingan.

"Ketika kami bermain seperti ini, rasanya sulit untuk puas, tetapi skor 2-1 membuat kami lebih terjaga daripada menang 4-0," ujar Klopp.

Pada laga kontra West Brom tersebut, Sadio Mane (20') dan Philippe Coutinho (35') menjadi pahlawan bagi Liverpool.

Adapun gol tunggal Gareth McAuley (81') menjadi penyelamat muka tim tamu.

Di King Power Stadium, juara bertahan Leicester City juga menuai hasil positif dengan menekuk Crystal Palace 3-1.

Hasil itu menyudahi rentetan tiga laga yang tak pernah menang sekaligus membawa mereka menjauhi zona degradasi dengan nilai 11.

Ahmed Musa (42'), Shinji Okazaki (63'), dan Christian Fuchs (80') bergantian membawa the Foxes unggul 3-0 terlebih dahulu.

Tim tamu baru bisa membalas lewat Yohan Cabaye, 5 menit sebelum waktu normal usai.

(AFP/R-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya