Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
FEDERASI Sepak Bola Internasional (FIFA) dalam surat balasan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jumat (14/10), memang tidak secara tegas menyebut Kongres Pemilihan PSSI harus digelar 10 November.
Federasi yang di-pimpin Gianni Infantino itu lebih menggarisbawahi agar kongres di Jakarta nantinya tidak lebih dari tanggal tersebut. Oleh karena itu, ada peluang agar penyelenggaraan kongres dipercepat.
Sekretaris Umum Persipura Jayapura Rocky Bebena menjadi salah satu pihak yang mengamini hal tersebut.
Alasannya, PSSI sebagai organisasi tertinggi sepak bola nasional harus segera aktif untuk menjalankan program-program prioritas, salah satunya kompetisi resmi di Indonesia.
"Surat FIFA menyebut deadline-nya tanggal 10 (November) kan. Ya kita harapkan sebelum itulah agar kita bisa mempersiapkan tim di awal untuk kompetisi yang resmi dan baru. Tidak hanya untuk kita saja, tapi juga untuk semuanya," tukas Rocky di sela-sela laga persahabatan K-85 dengan mantan pemain timnas di Lapangan Bea Cukai Rawamangun, Jakarta, kemarin (Minggu, 16/10).
Dengan semakin cepatnya organisasi PSSI kembali berjalan, persiapan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan dapat segera dilakukan.
Selain itu, PSSI dapat fokus mempersiapkan tim nasional Indonesia untuk ajang Piala AFF pada pertengahan November mendatang.
Dalam menanggapi aspirasi vo-ters tersebut, juru bicara Kelompok 85 (K-85) GH Sutedjo mengaku pihaknya ingin berdiskusi terlebih dahulu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan.
Namun, K-85 yang mengklaim didukung 92 dari total 106 pemilik suara menegaskan opsi tersebut belum menjadi keputusan bersama.
"Belum ada, semua kan harus duduk bersama. Kalau minggu depan diundang duduk, ya ayo kita duduk. Maunya tanggal 10 atau maju, kan harus ada musyawarah dulu," tuturnya.
Jokdri tampil
Ada yang menarik dalam laga persahabatan antara K-85 dan mantan pemain timnas Indonesia. Pasalnya, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI sekaligus Dirut PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS) Joko Driyono ikut tampil dan unjuk kebolehan mengolah bola.
Hadirnya Jokdri--sapaan Joko Driyono--dalam laga tersebut semakin menguatkan isu merapatnya pria asal Ngawi itu ke kubu pengusung calon ketua umum Letnan Jendral (Letjen) TNI Edy Rahmayadi.
Jokdri pun disebut akan menjadi calon kuat pendamping Pangkostrad itu sebagai wakil ketua umum yang disokong K-85.
Akan tetapi, saat ingin dimintai keterangan, Jokdri pun buru-buru menolak berkomentar. "Jangan ngomongin kongres lah."
Kabar yang berkembang, K-85 akan mematangkan paket Edy sebagai ketua umum, dengan waketum diisi Joko Driyono dan CEO Arema Cronus Iwan Budianto.
Namun, kabar tersebut ditampik GH Sutedjo. Ketua Umum Asosiasi Pelatih Seluruh Indonesia (APSI) itu menyebut K-85 baru seirama soal pencalonan Edy Rahmayadi, belum pada jabatan anggota eksekutif (exco) yang lain. "Itu yang tidak bisa saya jawab karena one man one vote kan."(R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved