MANTAN bek sayap timnas Indonesia dan Persebaya Anang Ma’ruf harus banting setir menjadi pengemudi Go-Jek. Pria kelahiran Surabaya itu diduga bangkrut setelah berwiraswasta.
Menurut informasi yang dihimpun Metrotvnews.com, mantan punggawa timnas Indonesia itu berwiraswasta dengan modal yang didapat selama menggeluti dunia sepak bola. Anang bangkrut karena ditipu saudaranya setelah bekerja sama dalam berwiraswasta. Namun, belum diketahui detail usaha apa dan dengan siapa Anang menjalani wiraswastanya.
"Menurut informasi yang saya dapat dari teman-teman di Persebaya, dia (Anang Ma’ruf) sempat berwiraswasta bekerja sama dengan saudaranya, tetapi bangkrut," kata salah satu pentolan Bonek (pendukung fanatik Persebaya) yang enggan disebutkan namanya.
Bahkan, Anang sempat berjaya dalam usaha wiraswastanya sejak setahun lalu. "Omzetnya ratusan juta rupiah per bulan. Sekitar satu tahun yang lalu, usaha Anang bangkrut (karena) ketipu hingga akhirnya bangkrut," katanya.
Sejak saat itu, kata orang yang enggan disebutkan namanya itu, Anang sempat menjadi pelatih di salah satu klub kecil sepak bola di Surabaya. Namun, ia gagal akibat dampak kekisruhan sepak bola Indonesia. "Karena tidak ada pertandingan, klub akhirnya bubar karena kondisi PSSI yang diberi sanksi oleh FIFA," jelasnya.
Pentolan Bonek 1927 itu mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. "Saya kira sangat wajar karena memang untuk menafkahi keluarganya. Mau hidup dari bola, ya, tidak bisa dengan kondisi seperti ini," pungkasnya.
Sejauh ini Anang belum bisa dimintai konfirmasi terkait dengan hal tersebut. Meski terdengar nada sambung dari teleponnya, Anang tak menjawab.
Kabar Anang banting setir menjadi anggota Go-Jek merebak menyusul beredarnya foto dirinya menggunakan jaket Go-Jek bersama salah satu pengemudi Go-Jek di Kantor Go-Jek, Ruko Mangga Dua, Jalan Jagir, Surabaya.
Sebelum resmi jadi pengemudi Go-Jek, Anang harus mengikuti pelatihan-pelatihan terlebih dahulu. Anang sudah mendaftar untuk menjadi anggota Go-Jek pada Sabtu, 29 Agustus 2015.
Irfan, yang sehari-hari menjadi office boy di Kantor Go-Jek Surabaya, mengaku tidak bisa memberikan penjelasan secara rinci tentang kabar Anang mendaftar jadi anggota Go-Jek, termasuk memberikan data-data kelengkapan persyaratan Anang.
"Saat ini masih diproses. Kalau ingin tahu, silakan datang ke kantor kami yang baru. Soalnya, untuk biodata, tentu harus konfirmasi dengan yang bersangkutan," kata Irfan.(Sat/R-1)