Benzema Didukung untuk kembali ke Timnas

05/9/2016 05:39
Benzema Didukung untuk kembali ke Timnas
(AFP/ FRANCK FIFE)

PRESIDEN Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) Noel Le Graet tidak ingin ikut campur soal masa depan Karim Benzema di tim nasional Prancis.

Ia menyatakan menyerahkan sepenuhnya keputusan itu kepada pelatih timnas Didier Deschamps.

Meskipun demikian, Le Graet berharap striker Real Madrid itu bisa segera kembali memperkuat tim 'Ayam Jantan'.

Baginya, tak ada kesalahan yang tak bisa diampuni, apalagi Benzema sudah benar-benar bersih dari kasus yang pernah dituduhkan kepadanya.

"Saya menentang hukuman seumur hidup dan kami tidak ingin mengambil risiko. Saat dia (Benzema) tidak dipilih ke skuat Euro 2016, kondisinya memang tidak memungkinkan, tapi kini dia sudah bisa kembali menjadi pilihan," kata Le Graet.

"Pengadilan sudah memutuskannya tak bersalah, kini terserah Deschamps untuk memilihnya kembali atau tidak," imbuhnya.

Sebelum Piala Eropa 2016, pemain berusia 28 tahun tersebut tengah tersangkut skandal peme-rasan terkait video seks yang melibatkan rekan setimnya di timnas Prancis, Mathieu Valbuena.

Keduanya pun tak dipilih Deschamps untuk memperkuat Les Bleus di Euro 2016 lalu.

Mantan juru taktik Olympique Marseille itu berkilah tak ingin keharmonisan timnya terganggu oleh hal-hal di luar sepak bola.

Pertimbangan itu terbukti ampuh mengantar Prancis ke final Euro 2016 sebelum ditekuk Portugal di babak perpanjangan waktu.

Akhir Agustus lalu, saat mengumumkan skuat untuk menjalani laga persahabatan kontra Italia serta pertandingan perdana kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Belarus, Deschamps kembali membuat Benzema gigit jari.

Kali ini, pria berusia 47 tahun itu beralasan tidak dipilihnya penyerang kelahiran Lyon itu karena belum saat yang tepat.

"Sekalipun dia (Benzema) bisa bermain hari ini juga, saya tidak akan memilihnya karena ini bukan waktu yang tepat baginya kembali ke timnas Prancis," tandas pelatih yang pernah membesut Juventus saat berada di Seri B itu.

Benzema sendiri menuduh sang juru taktik telah termakan hasutan kelompok rasialis yang menginginkan dirinya tak lagi berada di timnas.

Komentar yang dimuat di media Spanyol Marca itu membuat hubungan Benzema dengan Deschamps memburuk. (Soccerway/ESPN/Sat/R-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya