Menguji Konsistensi si Merah

Satria Sakti Utama
27/8/2016 06:40
Menguji Konsistensi si Merah
(AFP/OLI SCARFF)

LIVERPOOL berpeluang tidak dapat memaksimalkan daya magis Philippe Coutinho saat menyambangi markas Tottenham Hotspur di White Hart Lane dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (27/8) malam.

The Little Magician julukan Coutinho mengalami masalah pada hamstring-nya saat mereka dikalahkan Burnley 0-2, akhir pekan lalu.

Ia pun sempat absen dalam laga Piala Liga Inggris melawan Burton Albion yang berkesudahan 0-5 untuk Liverpool.

Arsitek 'si Merah' julukan Liverpool Juergen Klopp pun pasrah hasil pemeriksaan terakhir menyatakan pesepak bola 24 tahun itu tidak dapat diturunkan.

Meskipun dari sisi medis cedera Coutinho tidak parah, Klopp tentu tidak ingin kehilangan mantan pemain Inter Milan itu lebih lama.

"Dari sisi medis, ini bukan isu besar, tapi cukup besar untuk meninggalkannya di pertandingan sebelumnya. Ini bukan situasi untuk kami mengambil risiko. Kami harus berbicara terlebih dahulu dengan pemain," tutur Klopp.

Pelatih asal Jerman itu memiliki beberapa alternatif untuk mengisi pos yang ditinggalkan Coutinho.

Salah satunya, dengan menarik Adam Lallana atau Roberto Firminho sebagai gelandang serang.

Klopp masih dipusingkan dalam mencari formula yang benar-benar pas untuk the Reds, sehingga mereka dapat tampil konsisten.

Setelah menang luar biasa dari Arsenal 4-3 di pekan pertama, mereka dipaksa menyerah dari klub promosi Burnley 0-2.

Di lain pihak, Tottenham pun belum menunjukkan performa layaknya musim lalu setelah ditahan 1-1 Everton dan hanya menang tipis 1-0 atas Crytal Palace di pertandingan terakhir.

"Akan menarik apa yang akan terjadi di sana. Mereka masih kuat, tentu. Bagi kami, semua dapat menjadi lebih baik, tapi juga mungkin lebih buruk. Namun, kami masih dalam jalur yang sama," imbuh Klopp.

Lini depan the Lily Whites julukan Tottenham memang dalam proses adaptasi pascakedatangan penyerang baru Vincent Janssen.

Setelah kedatangan penyerang Belanda itu, Harry Kane memiliki peran berbeda dengan berposisi di belakang Janssen yang diplot sebagai penyerang utama.

"Vincent mengambil langkah besar untuk tim. Dia memudahkan Harry yang sebelumnya bertarung sendiri di depan. Saya pikir ada koneksi yang baik antarkeduanya," tukas gelandang serang Tottenham Christian Eriksen.

Langkah sempurna

Di sisi lain, Manchester United ingin terus menapaki langkah sempurna di awal musim saat bersua Hull City di KCOM Stadium, nanti malam.

Namun, klub yang kembali promosi musim ini tersebut bukanlah lawan yang dapat dipandang sebelah mata oleh Zlatan Ibrahimovic dan kolega.

Di bawah arahan mantan bintang Manchester United Mike Phelan, Hull menuai kejutan dalam dua laga awal. The Tigers julukan Hull menaklukkan juara bertahan Leicester City 2-1.

Performa positif Hull pun berlanjut kala dijamu Swansea, dengan menang 2-0.

"Ini tidak pernah mudah, mereka ialah salah satu tim yang memenangi dua laga di awal musim. Mereka kembali ke Liga Primer dan membuat kejutan. Kami akan menjaga rekor kami," ujar gelandang Manchester United Juan Mata.

Kepercayaan diri Robert Snodgrass dkk pun semakin di atas awan saat di tengah pekan lalu sukses meraih hasil sempurna di ajang Piala Liga Inggris.

Hull menyingkirkan klub Divisi Keempat Inggris Exeter City dengan kedudukan 1-3. (AFP/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya