Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
ARSENAL bak mimpi buruk bagi juara bertahan Liga Primer Inggris, Leicester City, dalam setiap pertarungan kedua tim.
Namun, preseden itu akan coba dihapus anak-anak asuh Claudio Ranieri ketika menjamu the Gunners di King Power Stadium, Sabtu (20/8) malam.
The Foxes--julukan Leicester tercatat tidak pernah menuai hasil positif kala bersua Arsenal dalam 19 laga terakhir.
Leicester sudah 13 kali mengalami kekalahan dan 6 laga sisa berakhir seri.
Leicester terakhir meraih kemenangan atas tim 'Meriam London' pada 22 tahun lalu atau saat Liga Primer musim 1994/1995.
Bahkan, saat 'si Rubah' tampil digdaya dengan menjuarai Liga Primer musim lalu, skuat besutan Arsene Wenger tersebut menjadi satu-satunya tim yang mampu mengalahkan Jamie Vardy dkk dalam dua edisi pertemuan.
Arsenal mengalahkan mereka dengan skor 5-2 di King Power dan 2-1 di Emirates.
Ambisi Leicester membalas dendam atas Arsenal semakin menebal tatkala Wes Morgan dan kolega dipermalukan klub promosi Hull City 1-2 di laga pembuka, akhir pekan lalu. Meskipun begitu, Ranieri menolak untuk panik.
"Kekuatan kami masih sama, kami pun punya semangat yang sama, mentalitas kami pun tidak berubah," kata juru taktik berjuluk the Tinkerman itu.
Kabar positif bagi tim tuan rumah ialah keputusan winger andalan Riyad Mahrez memperpanjang kontrak bersama klub hingga empat tahun ke depan.
Sebaliknya, bagi Arsenal, pekerjaan rumah besar menanti Wenger untuk memperbaiki celah di lini pertahanan.
Dengan badai cedera yang menimpa para pemain utama, pria berjuluk the Professor tersebut menurunkan para pemain lapis kedua di laga pembuka kontra Liverpool.
Hasilnya, duet Calum Chambers dan Rob Holding tampil buruk sehingga gawang Peter Cech jebol empat kali.
"Kami punya kelemahan di sektor belakang sejak minggu lalu, tapi kami tetap akan mengambil risiko dengan menyerang dan memainkan gaya kami," tandas Wenger.
Unjuk gigi
Sementara Liga Primer sudah memasuki pekan kedua, Seri A Italia dan La Liga Spanyol baru akan membuka tirai, malam nanti.
Para juara bertahan siap unjuk gigi.
Juventus akan menjamu Fiorentina di Juventus Stadium, sedangkan Barcelona bakal menghadapi Real Betis di Nou Camp.
Meski ditinggal gelandang andalan, Paul Pogba, yang menyeberang ke Manchester United dengan status pemain termahal dunia, I Bianconeri masih menjadi favorit untuk mempertahankan gelar musim ini.
Nama-nama mentereng seperti Dani Alves, Medhi Benatia, dan Gonzalo Higuain yang masuk di bursa transfer tetap membuat Juve dipandang sebagai salah satu tim terkuat.
Namun, pelatih Massimiliano Allegri menampiknya.
"Hanya karena Juventus mendatangkan pemain bagus, bukan berarti kami akan mudah meraih scudetto. Sepak bola bukan matematika," ujar Allegri seperti dilansir situs Football Italia.
Berbeda dengan 'si Nyonya Tua', Barcelona justru cenderung tenggelam di bursa transfer yang baru akan berakhir pada 31 Agustus ini.
Alih-alih mendatangkan pemain bintang, pelatih Luis Enrique justru dicecar pertanyaan seputar isu bakal dilegonya kiper Claudio Bravo ke Manchester City.
"Saya tidak akan bicara soal asumsi. Lagipula (skuat) bukan hanya soal Bravo," kata Enrique ketus ketika melakukan konferensi pers jelang laga kontra Betis, Jumat (19/8). (AFP/AP/R-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved