KEPUTUSAN arsitek Manchester United Louis van Gaal dengan menepikan sementara penjaga gawang David de Gea membuat rumor kepindahan De Gea ke Real Madrid semakin menguat. Apalagi, kiper timnas Spanyol itu juga tidak terlihat di bangku cadangan 'Setan Merah'-- julukan Manchester nited--.Dalam laga perdana Liga Primer melawan Tottenham Hotspur, van Gaal lebih memilih rekrutan baru Sergio Romero untuk unjuk gigi. Keputusan tersebut berbuah positif setelah kiper Argentina itu berhasil menjaga gawangnya tidak kebobolan dalam laga yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk 'Manchester Merah'.
Namun, di sela sesi tanya jawab, Van Gaal menegaskan bahwa keputusannya memarkir De Gea jangan disalahartikan. Juru taktik Belanda itu mengungkapkan bahwa kiper 24 tahun itu masih belum dapat fokus akibat kencangnya isu kepindahannya ke Real Madrid belakang ini. "Dapatkah dia bermain untuk United? Tentu saja. Tapi posisi kiper ialah posisi yang membutuhkan konsentrasi dan fokus tinggi selama 90 menit. Ketika Anda dalam situasi De Gea berada saat ini, sulit untuk mengatasinya," ungkap Van Gaal.
Akan tetapi, De Gea amat mungkin tidak akan diturunkan dalam waktu dekat. Van Gaal menyebutkan akan terus melihat situasi De Gea hingga jendela transfer ditutup pada 1 September nanti. "Tentu kami akan melihat situasinya, kami akan terus mengamatinya. Yang pasti dia (De Gea) pemain terbaik kami, jadi kami tak bisa membiarkan dia pergi begitu saja. Kami sudah mengeluarkan banyak uang untuk membeli pemain, jadi kami ingin menjual dengan harga yang sama. Kami tentu berusaha mempertahankannya," tambahnya.
Sementara itu, rival sekota MU, Manchester City, jemawa akan merampungkan transfer bintang Wolfsburg Kevin de Bruyne pekan ini. Andai itu benar terwujud, De Bruyne akan berpeluang menghadapi klub lamanya, Chelsea. Pemain Belgia itu dipercaya akan menerima gaji 140 ribu pound sterling per pekan dengan durasi kontrak enam tahun. The Citizen dipercaya harus merogoh kocek cukup dalam lantaran harga 45 juta pound sterling (sekitar Rp944 miliar) yang dipatok sebagai mahar. Tambahan nilai transfer itu akan membuat Manchester City menjadi klub paling boros dengan menghabiskan dana sebesar 104 juta pound sterling atau telah lebih dari Rp2,1 triliun.