KEKALAHAN Bayern Muenchen 4-5 (1-1) lewat adu penalti melawan Wolfsburg di Piala Super Jerman menjadi tamparan buat Pep Guardiola. Sebagai suksesor Jupp Heynckes yang mempersembahkan treble winners di musim terakhirnya, Guardiola ternyata belum bisa menyamai prestasinya. Kini, tekanan akan semakin besar untuk Guardiola karena musim lalu dia hanya berhasil mendapatkan satu gelar, yakni Bundesliga setelah ia gagal di DFB-Pokal.
Kekalahan dari Wolfsburg dini hari di Volkswagen Arena menjadi sebuah sinyal yang kurang apik. Apalagi, kontraknya di Muenchen akan berakhir musim depan. "Tentu saja Bundesliga, DFB-Pokal, dan Liga Champions lebih penting, tapi trofi adalah trofi. Ini memalukan. Kami tampil baik dan membuat peluang-peluang," kata Guardiola.
"Semua pemain kami bertarung dan menguasai banyak area. Kami punya banyak peluang. Kami sudah melakukan segala upaya untuk memenangi lagi, tapi selamat untuk Wolfsburg yang juga tampil baik." Dalam duel itu, Arjen Robben membuat Muenchen memimpin pada menit ke-49 sampai menit ke-89.
Akan tetapi, saat waktu normal hanya tinggal tersisa 1 menit, Wolfsburg berhasil mencetak gol penyama. Nicklas Bendtner yang masuk sebagai pemain pengganti sukses menyambut umpan silang Kevin de Bruyne untuk menjebol gawang Muenchen. Karena skor sama kuat 1-1 di waktu normal dan tidak ada perpanjangan waktu, penentuan pemenang pun dilakukan lewat adu penalti.
Dalam adu penalti, Xabi Alonso menjadi satu-satunya eksekutor Muenchen yang gagal. Di kubu Wolfsburg, semua algojo menjalankan tugasnya dengan baik. "Kami bermain baik, tapi sayangnya kami mengendurkan pertahanan di menit terakhir. Ini sebuah kekalahan yang menyebalkan," ujar penjaga gawang Muenchen, Manuel Neuer.
Mungkin Wolfsburg bakal punya cerita berbeda jika Dieter Hecking tak memasukkan Bendtner di babak kedua. Menariknya, itu satu-satunya tembakan yang dicatatkan Bendtner pada laga tersebut. Bendtner membuktikan dirinya masih punya sesuatu. Pemain yang dijuluki 'Lord' oleh para penggemar sepak bola itu membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi juara. Sebagai catatan, titel Piala Super Jerman itu merupakan titel keduanya bersama Wolfsburg setelah musim lalu berhasil memenangi DFB-Pokal.