Turki Terapkan Pengamanan Tambahan untuk Laga Liga Champions

Basuki Eka Purnama
26/7/2016 09:25
Turki Terapkan Pengamanan Tambahan untuk Laga Liga Champions
(AP Photo/STR)

TURKI menerapkan pendekatan-pendekatan keamanan tambahan untuk memastikan keselamatan tim AS Monaco yang mengunjungi Istanbul pada pekan ini untuk pertandingan kualifikasi Liga Champions melawan Fenerbahce, setelah upaya kudeta yang gagal di negara itu. Hal itu dikatakan Menteri Olahraga Turki Akif Cagatay Kilic, Senin (25/7).

"Monaco meminta sejumlah pendekatan keamanan tambahan. Kami mengambil pendekatan-pendekatan itu. Kami akan memastikan bahwa keselamatan mereka merupakan hal yang paling diutamakan," kata Kilic.

Kilic mengatakan Turki akan bereaksi negatif terhadap potensi permintaan Monaco untuk menunda pertandingan itu, menunjuk pada kemampuan Prancis menjamu Piala Eropa 2016 meski negara itu berada dalam situasi darurat setelah serangan-serangan teroris.

"Maka kami semestinya menarik tim nasional Turki dari turnamen? Ada hal negatif di Turki saat ini. Semuanya telah kembali berada di bawah kendali dengan cepat."

Para penggemar Prancis tidak akan diizinkan memasuki Turki jika otoritas-otoritas Prancis membuat keputusan untuk tidak mengizinkan para penggemar Turki pergi ke Prancis untuk pertandingan leg kedua pada 4 Agustus. Hal itu ditegaskan Kilic.

Ia juga mengkritik komentar-komentar dari atlet asing yang meninggalkan Turki, dengan menggunakan alasan keamanan setelah kudeta yang gagal pada 15 Juli.

"Siapapun yang ingin meninggalkan Turki semestinya tidak membuat pernyataan-pernyataan seperti itu. Namun, itu adalah keputusan mereka. Mereka bertindak seakan-akan tidak ada risiko teror di negara-negara yang mereka tuju," pungkasnya. (Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya