Nasib Tiga Singa di Tangan Big Sam

Nurul Fadillah
22/7/2016 12:40
Nasib Tiga Singa di Tangan Big Sam
(AP/OWEN HUMPHREYS)

ASOSIASI Sepak Bola Inggris (FA) mengindikasikan bakal menunjuk Sam Allardyce sebagai pelatih baru tim nasional Inggris. Hal itu diungkapkan Direktur FA Greg Dyke, kemarin (Kamis, 21/7).

"Jelas bahwa tiga orang anggota komite pemilihan yakin bahwa dia (Allardyce) ialah orang yang tepat dan saya pun berpendapat demikian," ujar Dyke kepada Sky Sports.

Ucapan Dyke memang bukan pernyataan resmi dari federasi. Namun, pernyataan pria yang sudah tiga tahun memimpin FA tersebut bak mengakhiri spekulasi yang beredar belakangan mengenai pengganti Roy Hodgson. Kekalahan <>the Three Lions atas tim debutan Islandia pada babak 16 besar Euro 2016 lalu menjadi tamparan keras bagi Hodgson hingga ia memilih meninggalkan tim yang dipimpinnya sejak 2012 itu.

Big Sam mengalahkan tiga kandidat kuat lainnya, yaitu pelatih tim nasional Amerika Serikat Juergen Klinsmann, Manajer Hull Steve Bruce, dan pelatih Bournemouth Eddie Howe.

Dyke menambahkan, dua dari tiga anggota komite pemilihan, yakni Direktur Eksekutif FA Martin Glenn dan Wakil Direktur David Gill, telah setuju menunjuk Allardyce untuk memimpin Wayne Rooney dkk. Satu anggota panel lainnya ialah direktur pengembangan elite FA, Dan Ashworth.

"Kalian harus bertanya kepada mereka (soal pengumuman resminya), tapi sejauh yang saya tahu, seperti itulah hasil diskusinya," imbuh Dyke.

Allardyce dikenal sebagai pelatih yang pragmatis dan merupakan motivator andal. Itulah yang dipercaya FA sebagai kebutuhan primer tim 'Tiga Singa' yang berisi pemain-pemain papan atas dunia, tapi hanya pernah sekali mengangkat trofi, yakni Piala Dunia 1966.

Selain itu, menurut Martin Glenn, Allardyce ialah pria yang selalu mengayomi para pemainnya secara individu sehingga mereka mencapai performa yang maksimal di bawah asuhan pelatih berusia 61 tahun tersebut.

"Pelatih yang baru harus menjadi seseorang yang bisa menginspirasi orang lain untuk mendapatkan hasil terbaik dari diri mereka sendiri," ujar Glenn.

Percaya diri
Di lain pihak, Sam Allardyce mengaku sangat percaya diri bisa membawa kesuksesan di timnas Inggris. Meski sempat kalah dalam pemilihan pelatih 10 tahun lalu, saat FA lebih percaya pada Steve McClaren, Big Sam optimistis kali ini posisi manajer the Three Lions akan jatuh ke pundaknya.

'Saya harus mendapatkannya (jabatan pelatih) dan karena saya manajer yang lebih baik sekarang ketimbang 10 tahun lalu. Saya percaya bahwa saya harus berusaha yang terbaik ketika kesempatan (menjadi pelatih) itu datang lagi', tulisnya dalam biografinya yang diterbitkan satu tahun lalu.

Sebelum memimpin Sunderland pada 2015, pria bertubuh tambun tersebut pernah memimpin dua klub ternama Liga Primer Inggris, seperti Newcastle United dan West Ham United.

Bersama the Hammers, Allardyce meraih gelar Pelatih Terbaik Oktober 2014, saat ia membawa klubnya meraih empat kemenangan beruntun di Liga Primer dalam waktu satu bulan.

Di laga teranyar bersama Sunderland, Rabu (20/7), ia membantu klub menang 3-0 atas Hartlepool di laga persahabatan. Namun kala itu, Allardyce hanya ada di bangku cadangan selama babak pertama, sedangkan ia tak terlihat di paruh kedua.

Rumor menyebut Big Sam langsung meluncur ke markas FA untuk negosiasi kontrak. Ia kabarnya ditawari klausul awal selama dua tahun alias hingga Piala Dunia 2018 dengan opsi jangka panjang agar program kerjanya terintegrasi juga dengan sistem timnas kelompok umur.(AFP/AP/R-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya