Kesuksesan Timnas Bantu Perekonomian Portugal...Sedikit

Basuki Eka Purnama
17/7/2016 15:24
Kesuksesan Timnas Bantu Perekonomian Portugal...Sedikit
(AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)

MENTERI Keuangan Portugal Mario Centeno mengenakan scarf berwarna hijau dan merah saat timnas Portugal mengangkat trofi Piala Eropa 2016.

Rekan-rekannya di markas Uni Eropa di Brussels menyelamati Centeno setelah Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mengalahkan tuan rumah Prancis di laga final.

Lisabon memiliki dua alasan untuk berpesta. Yang pertama, keberhasilan pertama di tingkat senior meraih gelar juara turnamen akbar. Yang kedua, keberhasilan itu meningkatkan pendapatan di sektor pariwisata dari negara yang tengah dilanda krisis keuangan.

Portugal bersama Spanyol tengah melobi Brussels untuk memberi keringanan bagi kedua negara yang terancam denda karena defisit anggaran mereka melebihi batasan yang ditetapkan UE.

Komisi Eropa, badan eksekutif UE, harus memutuskan denda yang bisa mencapai 0,2% dari GDP setelah Lisabon dan Madrid dianggap tidak mengambil langkah efektif untuk memastikan defisit yang mereka alami tidak melebih 3% dari GDP.

Dalam kasus Portugal, denda dari UE bisa mencapai 360 juta euro, jumlah yang besar bagi negara yang mengalami defisit sekitar 8 miliar euro pada tahun lalu.

Jumlah itu adalah 4,4% dari GDP mereka, turun dari defisit sekitar 10% pada 2010, tahun dimana Portugal terpaksa meminta bailout internasional sebesar 78 miliar euro.

Namun, keberhasilan Portugal menjadi juara Piala Eropa di Paris bukan hanya membuat mereka meraih hadiah uang US$25,5 juta namun juga mendongkrak sektor pariwisata.

"Merek Protugal menjadi semakin terkenal. Nama negara ini disebut dimana-mana. Pemerintah tidak akan mampu membiayai promosi seperti ini," ujar Daniel Sa, Direktur Institut Pemasaran Portugal (IPAM).

IPAM memperkirakan pemasukkan dana akibat keberhasilan timnas Portugal adalah sekitar 609 juta euro.

Hotel, restoran, kafe, agen perjalanan, biro iklan, media, rumah judi, supermarket, dan toko olahraga mendapatkan keuntungan dari keberhasilan timnas itu.

"Orang makan, minum, dan melakukan perjalanan. Semua itu tidak akan terjadi tanpa keberhasilan di Piala Eropa," ujar Sa.

Namun, Sa juga memperingatkan bahwa meski kemenangan itu akan meningkatkan kepercayaan investor namun tetap tidak akan menyelesaikan masalah ekonomi Portugal.

Domingos Amaral, profesor bisnis olahraga, menegaskan tidak akan ada keajaiban ekonomi akibat sepak bola.

Dana Moneter Internasional (IMF) pun memperkirakan ekonomi Portugal hanya akan tumbuh sebesar 1% pada tahun ini. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya