Ketika Paris Menjadi Little Portugal

(AFP/Rul/R-2)
10/7/2016 03:30
Ketika Paris Menjadi Little Portugal
(AFP PHOTO / PATRICIA DE MELO MOREIRA)

SEBUAH bar di Kota Paris, Prancis, bernama Maria Martin lebih ramai pengunjung jika dibandingkan dengan biasanya. Mereka menantikan pertandingan fi nal Piala Eropa 2016 antara Portugal dan Prancis. Anehnya sebagian besar pengunjung yang hadir merupakan penduduk asli Portugal. Mereka lebih mendukung kampung halaman mereka jika dibandingkan dengan negara tempat mereka berdomisili, yaitu Prancis.

“Saya Portugal, Portugal, Portugal,” ujar Antonio Zineira yang bekerja sebagai sopir pribadi di ibu kota Prancis selama 20 tahun. Berbeda dengan Zineira, seorang sopir taksi bernama Helder Potencio justru tidak masalah dengan pemenang Piala Eropa nanti. Baginya, Portugal atau pun Prancis tetap berhak memegang gelar. “Saya yakin Portugal akan menang, tetapi saya juga bahagia bila pemenangnya ialah prancis,” ujar Potencio. Paris ternyata dihuni 600 ribu penduduk asli Portugal yang hijrah pada era 1960-1970. (AFP/Rul/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya