Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
JERMAN sudah memaku posisi mereka di empat besar Piala Eropa 2016. Mereka menyusul Portugal dan Wales dengan mengalahkan Italia di perempat final di Bordeaux, kemarin.
Dari delapan pertandingan Jerman melawan Italia di turnamen besar, enam di antaranya memerlukan babak tambahan.
Dengan ditambah laga di Bordeaux, saat tim 'Panser' akhirnya menang 6-5 lewat adu penalti, berarti tujuh kali sudah duel kedua negara berakhir di luar waktu normal.
Pada pertemuan terbaru mereka, kemarin, Italia dan Jerman bahkan butuh 18 tendangan atau sembilan eksekutor bagi setiap tim untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke semifinal.
Menurut data milik ESPN, babak adu penalti yang membutuhkan 18 tendangan itu merupakan yang terpanjang dalam sejarah Piala Eropa.
Jumlah tersebut sama dengan rekor adu penalti terpanjang yang dicatatkan dari laga Italia melawan Cekoslovakia untuk berebut peringkat ketiga di Piala Eropa 1980.
Saat itu, Italia juga berada di sisi yang kalah dengan skor adu penalti mencapai 9-8 untuk Cekoslovakia.
Semua penendang hingga orang ke-8 dari setiap tim selalu berhasil menjalankan tugas mereka.
Gli Azzurri harus merelakan gelar peringkat ketiga setelah sepakan Fulvio Collovati gagal menembus kiper Jaroslav Netolicka.
Sementara itu, eksekutor pamungkas Cekoslovakia, yakni Jozef Barmos, sukses memperdaya kiper Italia yang kala itu dijaga Dino Zoff.
Laga Jerman melawan Italia, kemarin dini hari, memang sangat ketat.
Babak pertama berakhir dengan skor kacamata, sedangkan gol baru hadir di babak kedua lewat Mesut Oezil dan Leonardo Bonucci.
Lucunya, kedua pemain itu justru gagal menambah angka di babak adu penalti.
Thomas Mueller dan Bastian Schweinsteiger juga gagal menaklukkan kiper kawakan Italia, Gianluigi Buffon.
Dalam catatan sejarah sepak bola Jerman, kegagalan tiga pemain di babak adu penalti merupakan yang terburuk.
Sebelumnya, hanya dua pemain yang gagal melesakkan gol di babak tos-tosan, yakni Uli Hoeness saat Jerman Barat kalah 5-3 dari Cekoslovakia pada final Piala Eropa 1976 dan Uli Stielike saat Jerman menang 5-4 atas Prancis di semifinal Piala Dunia 1982.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved