Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON kuat juara Piala Eropa Jerman kembali harus berhadapan dengan mimpi buruk terbesarnya saat menghadapi Italia pada pertandingan perempatfinal Euro 2016 di Bordeaux Minggu (3/7) dini hari nanti.
Selama setengah abad terakhir sang juara dunia selalu dikalahkan Italia pada babak knockout turnamen besar. Namun kini mereka yakin bisa mengakhiri mimpi buruk dari Italia itu yang di antaranya pernah mengalahkan mereka pada satu final dan semifinal Piala Dunia serta pada semifinal Euro 2012.
Ada isyarat Jerman nyaman menghadapi laga melawan Italia karena juara Piala Dunia 2014 itu belum kemasukkan satu pun gol pada turnamen kali ini. Setelah memuncaki Grup C berkat dua kali menang dan sekali seri, mereka dengan cepat menyingkirkan Slowakia 3-0 pada 16 Besar lewat penampilan menawan di mana barisan depannya menjadi hidup setelah pada tiga penampilan sebelum itu bermain di bawah standard.
Penyerang Mario Gomez yang awalnya dipasang sebagai pemain pengganti, kini sudah mencetak satu gol pada dua pertandingan terakhir Jerman dan sepertinya akan kembali menjadi ujung tombak serangan Jerman.
"Kami tahu bahwa segalanya akan menuntut kami," kata manajer tim Oliver Bierhoff. "Ini pertandingan baru, mungkin Italia lebih kuat ketimbang pada 2012 dan kami sudah diperingatkan. Tetapi pertandingan akan mulai dari nol bagi kedua tim dan masa lalu bukan urusan kami."
Pelatih Joachim Loew memiliki skuad lengkap yang semuanya bisa tampil, mulai dari Jonas Hector yang sudah sembuh dari flu dan kapten Bastian Schweinsteiger yang sepenuhnya bugar setelah tampil seadanya akibat cedera dalam waktu lama.
"Saya merasa Bastian sekarang sudah siap. Dia milik para pemain yang sekarang 100 persen bisa diandalkan oleh Loew," kata Bierhoff.
Italia yang diasuh Antonio Conte tidak memiliki pemain besar seperti pada masa lalu namun mereka adalah di antara tim yang belum terkalahkan pada turnamen ini dan terus menjaga momentumnya berlanjut di Prancis dengan hanya kemasukkan satu gol pada empat pertandingan terakhir mereka.
Trio pertahanan mereka yang berjuluk BBC pimpinan Giorgio Chiellini yang diapit dua rekan satu timnya di Juventus Andrea Barzagli dan Leonardo Bonucci, telah menjadi kunci kesuksesan mereka.
"Kami memiliki trio Juve yang memandu kami, mereka sudah memenangkan segalanya pada lima tahun terakhir," kata bek Mattia De Sciglio.
Namun Conte kemungkinan tak akan diperkuat gelandang Daniele De Rossi yang cedera paha saat menang 2-0 melawan Spanyol. Thiago Motta yang biasanya mengganti De Rossi juga absen karena terkena larangan bermain.
"Conte akan bersama kami di lapangan jika dia bisa. Dia mengajari kami untuk berjuang pada setiap jengkal. Bertempur merebut bola adalah kekuatan kami karena kami tidak memiliki superstar," kata De Sciglio.
Bersama Conte, Italia siap membuka trauma lama Jerman, namun Loew menyatakan rekor buruk menghadapi Italia tidak akan menjadi sumber trauma bagi sang juara dunia.
"Kami memang tidak pernah mengalahkan mereka pada sebuah turnamen namun kami tidak punya trauma Italia. Saya tak terlalu menganggap masa lalu. Mereka kini tim yang berbeda. Itu kopi dingin yang sudah basi. Espresso yang segar akan lebih baik dan saya harap rasanya lebih baik Sabtu nanti (Minggu dini hari WIB)," kata dia.
Loew yang memimpin Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 melanjutkan, "Kami tidak takut kepada mereka. Kami tahu apa yang kami bisa dan jika kami melakukannya maka kami punya peluang bagus untuk menang." (Ant/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved