Ahok Perintahkan Jakmania yang Rusuh Dihukum

Lukman Diah Sari
25/6/2016 15:53
Ahok Perintahkan Jakmania yang Rusuh Dihukum
(ANTARA)

GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama geram dengan ulah The Jakmania, Jumat (24/6) malam. Pendukung klub sepakbola Persija Jakarta itu berlaku rusuh saat Persija melawan Sriwijaya FC.

The Jakmania menyalakan cerawat, memaksa masuk lapangan, dan bentrok dengan polisi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Akibat dari kejadian itu, penyelenggara menghentikan jalannya pertandingan pada menit ke-81.

Menurut Ahok, The Jakmania bertindak keterlaluan karena tidak pernah ditindak tegas jika berbuat kesalahan.

"Mesti dihukum itu," tegas Ahok di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (25/6).

Dia meminta para perusuh tidak mengaku-ngaku sebagai pendukung Persija. Sebab, suporter rusuh bukan menguntungkan malah merugikan Persija.

"Itu perusak Persija. Kalau kamu cinta Persija, jangan rusuh," katanya.

Ahok berharap, koordinator bisa mengatur The Jakmania. Ia meminta polisi mendata identitas The Jak yang rusuh, termasuk asal sekolah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan kerusuhan bermula dari keunggulan sementara Sriwijaya atas Persija. Laskar Wong Kito mencetak gol melalui tendangan bebas Hilton Moreira pada menit ke-65.

"Ada salah satu suporter Persija yang masuk lapangan. Hal itu memicu teman-temannya masuk lapangan," kata Awi.

Kericuhan pun tidak terhindarkan. Suporter membuka paksa dua pintu tribun Stadion Utama Gelora Bung Karno. Tiga polisi terluka dan sembilan penonton sesak akibat terinjak penonton lain dan mengirup gas air mata.

Ketua Umum The Jakmania Richard Achmad mengatakan salah satu pemicu kerusuhan adalah karena waktu pertandingan sudah terlalu malam. Kick off Persija vs Sriwijaya pukul 21.30 WIB.

"Main malam itu psikologisnya campur aduk, ini sudah terlalu malam sudah terlalu capek," tutur Richard.

Dia mengaku kondisi tersebut membuatnya sulit mengendalikan massa.

Penggagas Torabika Soccer Championship, Direktur PT Gelora Trisula Joko Driyono mengatakan, pihaknya tidak akan menoleransi setiap pelanggaran disiplin. Namun, ia tidak menyebutkan hukuman yang akan diberikan untuk Macan Kemayoran dan The Jakmania. (MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya