Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEMPATAN Uruguay untuk lolos ke fase kedua Copa America Centenario pupus.
Kekalahan 0-1 La Celeste dari Venezuela dalam laga lanjutan Grup C di Lincoln Financial Field, kemarin, mengubur harapan tim besutan Oscar Tabarez tersebut.
Itu merupakan kekalahan kedua Uruguay di ajang tersebut.
Salomon Rondon menjadi momok bagi Uruguay dalam laga tersebut lewat golnya pada menit ke-36.
Striker Uruguay, Luis Suarez, pun tidak bisa menutupi kekecewaannya atas kegagalan tersebut.
Apalagi, dia kembali tidak diberi kesempatan untuk merumput oleh Tabarez.
Padahal ia sempat melakukan pemanasan pada paruh kedua.
Namun, arsitek berusia 69 tahun itu rupanya berkukuh tidak menurunkan dia. Ia pun sempat melakukan protes dan akhirnya hanya bisa menggerutu di bangku cadangan.
"Ada situasi yang sempat saya katakan sebelumnya. Pemain sedang tidak siap. Ini menjadi pembahasan oleh dokter dan banyak pihak. Bahkan jika pemain marah, saya tidak akan memainkannya jika kondisinya belum juga 100%," jelas Tabarez.
"Jika dia marah bukan sesuatu hal yang saya sadari. Dia tidak mengatakan apa pun kepada saya. Mungkin dia ingin untuk sedikit berkontribusi, tapi pada akhirnya dia tahu pelatihlah yang memutuskan," imbuhnya.
Selain membuat Uruguay tersingkir, kemenangan itu juga membuat timnas Venezuela memastikan satu tiket ke babak perempat final Copa America Centenario.
La Vinotinto--julukan timnas Venezuela--akan mendampingi timnas Meksiko sebagai perwakilan Grup C setelah sama-sama mengoleksi enam poin dari dua laga.
Sebelumnya, skuat asuhan Juan Carlos Osorio juga sukses mengunci tiga poin berkat kemenangan dua gol tanpa balas.
Penyerang Bayer Leverkusen Javier Hernandez mencetak gol pembuka pada menit ke-18 sebelum akhirnya ditutup pemain pengganti Oribe Peralta, 9 menit jelang bubaran.
Laga penentuan
Dengan status sebagai tuan rumah, Amerika Serikat tentu tidak ingin buru-buru hanya menjadi penonton dalam ajang spesial 100 tahun Copa America kali ini.
Saat melakoni laga pamungkas di Grup A kontra Paraguay, kemenangan menjadi harga mati jika Clint Dempsey dkk ingin melaju ke fase selanjutnya.
Namun, apabila nasib berkata lain, bukan tidak mungkin Paraguay yang akan merebut tiket mendampingi Kolombia di perempat final.
"Ini dia saatnya laga penentu untuk babak knock-out. Tentu target kami melakoni laga ini untuk bermain kembali di laga selanjutnya dan menentukan jalan kami dapat berlanjut lebih jauh seperti di Piala Dunia," ujar pelatih timnas Amerika Serikat, Juergen Klinsmann.
"Tidak ada lawan yang mudah di setiap turnamen karena mereka juga punya motivasi yang sama dengan kita," imbuhnya,
Jelang laga yang digelar di Lincoln Financial Field hari ini, pelatih asal Jerman itu juga mengingatkan anak asuhnya tentang ancaman besar yang bisa diberikan Paraguay.
Layaknya khas tim Amerika Latin, Paraguay dihuni pemain-pemain yang memiliki kemampuan individu mumpuni.
"Ini tim yang tidak dapat ditebak. Ini tim yang memiliki individu pemain yang dapat melukai Anda, seperti yang dimiliki Kolombia," tutupnya.
(AP/AFP/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved