Erick Thohir Dinilai Gagal di Inter Milan

Hilman Haris
07/6/2016 06:11
Erick Thohir Dinilai Gagal di Inter Milan
(Erick Thohir -- AFP PHOTO / STR)

ERICK Thohir tidak lagi memegang saham mayoritas Inter Milan. Pasalnya, pengusaha asal Indonesia itu memutuskan untuk menjual 40% saham La Beneamata miliknya kepada perusahaan asal Tiongkok, Suning Group, Senin (6/6).

Mantan Chief Executive Officer Inter Ernesto Paolilo sepertinya menjadi salah satu sosok yang senang kesepakatan itu rampung. Hal itu karena Paolilo merasa Thohir telah gagal membawa Inter meraih sukses selama dua setengah tahun menjadi pemilik saham mayoritas klub.

“Saya tidak terkejut sama sekali dengan akuisisi saham oleh Suning Group. Thohir memang harus menjual saham klub. Proyek yang sudah ia jalankan terbukti gagal,” ungkap Paolilo.

“Thohir meninggalkan klub dengan kondisi yang sama seperti saat dia temukan. Ini berarti masa kekuasaannya adalah sebuah kegagalan,” imbuh Paolilo.

“Saya memberi nilai empat dari sepuluh terhadap kinerja Thohir. Saya berharap dia tahu tentang hal ini. Dia hanya melakukan hal yang sama seperti yang orang lain bakal lakukan. Investor Tiongkok akan memperlakukan Inter seperti perusahaan multinasional dan bakal memperkuat brand,” papar Paolilo.

Erick sebelumnya memiliki 70% saham Inter. Dengan kesepakatan baru, Erick hanya memegang 30% saham klub. Sedangkan Suning Group mengambil 40% saham Erick dan 30% kepunyaan eks Presiden Inter, Massimo Morratti. (Football Italia/MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya