Mantan Ketua PSSI Dukung KLB

Nurul Fadillah
02/6/2016 20:50
Mantan Ketua PSSI Dukung KLB
(ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

DUKUNGAN atas aksi Kelompok 85 untuk mendesak gelaran Kongres Luar Biasa Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) juga datang dari mantan Ketua Umum PSSI periode 2011-2015, Djohar Arifin. Ia mendesak agar KLB secepatnya digelar.

Pasalnya, para voters yang tergabung dalam Kelompok 85 sudah mencukupi kuota 2/3 voters dan merupakan kewajiban kepengurusan PSSI untuk mendengar desakan para pemilik suara mayoritas dalam menggelar KLB.

"KLB boleh asalkan sesuai statuta yang ada karena ini memang dinamika organisasi," ujar Djohar kepada media saat menghadiri acara peresmian Rumah Sakit OLahraga Nasional (RSON) di Cibubur, Jakarta, Kamis (2/6).

Djohar berharap agar desakan-desakan KLB yang disuarakan para voters dapat berlangsung dengan tenang tanpa ada keributan dan sesuai dengan statuta Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dan Federasi Sepak Bola Nasional (PSSI). Pasalnya, Ia tidak ingin suspend FIFA yang sempat terjadi saat periode pembekuan PSSI kemarin kembali terulang.

"Karena bagaimana pun FIFA tidak akan akui kalau kita bermain di laur statuta. Kita sudah lelah kemarin kan kita tidak ikut kejuaraan-kejuaraan dunia karena kita di suspend FIFA oleh karena itu kita harus taat," lanjutnya.

Terkait pencalonan Panglima Komando Strategi ANgkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Edy Rahmayadi sebagai calon ketua PSSI, Djohar merasa tidak ada masalah. Namun, menurutnya, calon ketua PSSI dapat menghadirkan calon lebih dari satu agar para voters dapat memilih yang paling pantas.

"Kalau calonnya cuma satu atau dua kan bingung sehingga semakin banyak calon ya semakin bagus. Saya harap semua tokoh-tokoh yang mengerti sepak bola silahkan mencalonkan diri kalau memang ada klb jadi tidak perlulah ada jegal menjegal karena ini untuk kepentingan bangsa kita juga," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya