La Furia Roja belum Bersinar

Satria Sakti Utama
31/5/2016 05:41
La Furia Roja belum Bersinar
(AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)

PELATIH timnas Spanyol, Vicente del Bosque, tidak terpuaskan dengan kemenangan 3-1 atas Bosnia-Herzegovina pada laga persahabatan di Stadion AFG Arena, Swiss, kemarin.

Del Bosque, yang mengusung ambisi mempertahankan trofi Piala Eropa di dua perhelatan terakhir (2008 dan 2012) di Euro 2016 Prancis, menyoroti buruknya permainan mereka di babak kedua.

Spanyol hanya mampu menambah satu gol, padahal Bosnia bermain dengan 10 orang setelah Emir Spahic dikeluarkan sejak akhir babak pertama.

"Meski mereka mendapatkan kartu merah, kami kehilangan kontrol setelah jeda. Kami tidak dapat memanfaatkan kesempatan itu," imbuhnya.

Gol kemenangan Spanyol dicetak Nolito (11' dan 18') dan ditutup Pedro Rodriguez saat babak kedua memasuki injury time.

Sementara itu, gol balasan Bosnia dicetak Emir Spahic pada menit ke-29.

Di sisi lain, Del Bosque kini menyiapkan nama bek sayap Arsenal, Hector Bellerin, untuk menggantikan Dani Carvajal.

Bellerin, pemain yang kini jadi incaran Barcelona, tampil pertama kali bersama La Furia Roja di laga melawan Bosnia.

Carvajal sebelumnya mengalami cedera otot dan harus ditarik keluar saat membela timnya, Real Madrid, di final Liga Champions, Minggu (29/5) lalu.

Namun, sampai saat ini belum ada kejelasan informasi mengenai kondisi terkini bek 24 tahun tersebut.

"Itu berdasarkan hasil pemeriksaan tentang kondisi fisik Carvajal. Bellerin akan bersama tim hingga kami tahu situasi cedera Carvajal," tutur pelatih 65 tahun tersebut.

Jerman tertatih

Karena menyandang status juara Piala Dunia 2014, Jerman memiliki ekspektasi tinggi di Euro 2016 Prancis.

Namun, masa persiapan Der Panzer--julukan timnas Jerman--malah tertatih saat pergelaran akbar 'Benua Biru' itu tinggal menyisakan hitungan hari.

Mario Goetze dan kolega dipaksa menyerah oleh tamunya, Slovakia, dengan skor 1-3 di Stadion WWK Arena Augsburg, kemarin.

Meski Jerman sempat unggul dari titik putih melalui Mario Gomez pada menit ke-13, Slovakia yang merupakan tim debutan di Euro 2016 mampu memberikan petaka dengan mencetak tiga gol balasan.

Dua di antara gol itu dicetak jelang turun minum oleh Marek Hamsik (41') dan Michal Duris (44').

Blunder kiper Marc Andre ter Stegen yang gagal menghentikan sepakan Juraj Kucka pada menit ke-52 dimanfaatkan Slovakia untuk mencetak gol penutup.

Itu kekalahan ke-4 dari 6 laga terakhir skuat asuhan Joachim Loew tersebut.

"Kami punya serangan dan perpindahan posisi yang cukup baik. Tapi sejujurnya kami memiliki masalah di pertahanan. Kami terlalu banyak memberikan ruang kepada lawan," ungkap Loew seusai laga.

Di laga itu Loew menurunkan Jerome Boateng, bek sentral yang tampil sejak menit awal di final Piala Dunia 2014.

Ada dua debutan di setiap babak, yakni kiper Bernd Leno, 24, dan bek Joshua Kimmich, 21, lalu midfielder berusia 20 tahun, Julian Weigl dan Julian Brandt.

Untuk kali kedua, tampil pula Leroy Sane.

Gelandang serang 20 tahun asal klub Schalke 04 itu ditempatkan di belakang striker Mario Gomez.

(Goal/AFP/Sat/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya