Usung Nasionalisme

(AFP/Mag/R-4)
27/5/2016 02:20
Usung Nasionalisme
(AP Photo/Jon Super)

DEDIKASINYA kepada tim nasional Turki membuat Pelatih Fatih Terim mendapat julukan 'Kaisar'. Tiga kali membesut the Crescent-Stars (1993-1996, 2005-2009, 2013-sekarang), ia menghadirkan kesuksesan bagi Turki, terutama saat mengorbitkan mereka ke semifinal Euro 2008. Di Euro 2016 ini, Terim pun akan berangkat dengan mengusung semangat nasionalisme. Ia ingin kembali menyatukan masyarakat Turki yang tengah berduka akibat serangan bom mobil, Maret lalu, yang sampai menewaskan ayah dari salah satu pemain Galatasaray, Umut Bulut. "Saya ingin melihat Turki kembali bersatu dan bersama melawan teror," kata pria berusia 62 tahun itu.

Perjalanan karier kepelatihannya bersama timnas Turki dimulai pada 1990. Ia ditunjuk menjadi assisten Sepp Piontek di timnas U-21. Saat Piontek mengundurkan diri pada 1993, Terim diangkat menjadi penggantinya. Pada periode itu, ia memecahkan sejarah sepak bola Turki, yaitu membawa Al-Yidzlilar julukan lain timnas Turki lolos ke putaran final Euro untuk pertama kalinya pada 1996. Terim lalu mengundurkan diri tak lama kemudian untuk membesut tim yang membesarkan namanya, Galatasaray. Ia juga sempat berkelana ke Italia dengan menukangi Fiorentina dan AC Milan, sebalum kembali ke Galatasaray.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya