Kelompok 85 Beri Deadline Kepada PSSI

Satria Sakti Utama
24/5/2016 21:21
Kelompok 85 Beri Deadline Kepada PSSI
(Ilustrasi)

PENGGAGAS Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, Kelompok 85, mulai memberikan batas waktu PSSI untuk sesegera mungkin memberikan respon aktif menggelar pemilihan ketua umum dan seluruh anggota Komite Eksekutif PSSI yang baru dalam waktu dekat. Sesuai statuta, KLB dapat digelar dalam jangka waktu tiga bulan ke depan setelah pengajuan KLB oleh pemilik hak suara.

Jika hingga batas waktu tersebut PSSI masih saja tidak bergeming, Kelompok 85 akan langsung mengirimkan surat pengajuan KLB kepada FIFA.

"Kami akan segera mengirimkan surat ketiga kalinya. Kalau tidak diindahkan oleh PSSI dalam aturan mainnya kami akan kirimkan surat langsung ke FIFA dan PSSI hanya mendapat tembusannya. Prosedur di statuta batas waktunya 18 Juni bagi PSSI menjawab surat kami," ujar Ketua Kelompok 85 yang juga menjabat Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi di Jakarta, Selasa (24/5).

Tentang tuntutan tersebut, Sekjen PSSI Azwan Karim tidak ingin banyak berspekulasi terkait permintaan Kelompok 85 meminta KLB. Ia menegaskan PSSI tidak pernah menolak permintaan KLB dan masih akan melakukan verifikasi sekaligus menjadi proses komunikasi antara PSSI dan para pemilik hak suara atas tuntutan tersebut.

"Kita masih belum dapat kabar dari teman-teman 85 itu inginnya seperti apa. Kami akan melakukan verifikasi dan akan kita panggil sebagai proses komunikasi. Masih banyak yang harus diskusikan dan akan kita sampaikan kepada mereka. Yang pasti kami tidak pernah menolak permintaan mereka," ujar Azwan.

Rencana PSSI yang ingin melakukan verifikasi dinilai Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta Gusti Randa tidak mendasar. Ia menilai verifikasi seharusnya dapat dilakukan oleh PSSI kepada pemilik hak suara jelang memasuki arena KLB nantinya. Bukannya verifikasi jauh-jauh hari seperti sekarang ini.

"Banyak kawan yang mempertanyakan apa dasar PSSI melakukan verifikasi. Bukankah nanti kalau KLB voter datang kan pakai mandat ada surat, kenapa voters PSSI itu diverifiksi jauh-jauh hari untuk menyatakan KLB yes or no,. Bukan itu masalahnya. Harusnya yang dilihat ini permintaan itu sudah 2/3 apa belum," ujar Gusti. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya