Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KETAJAMAN Robert Lewandowski memang sudah tidak diragukan lagi. Hal itu sudah dibuktikan sang bomber di klubnya, Bayern Muenchen. Di klub juara Bundesliga Jerman itu, ia menjadi top scorer musim ini. Itu bukan kali pertama pemain berusia 27 tahun tersebut menjadi tumpuan gol timnya. Di tim sebelumnya, Borussia Dortmund, Lewandowski juga menjadi predator tumpuan. Tidak berlebihan jika di tim nasional Polandia kini ia bak anak emas. Keberuntungannya di Piala Bundesliga musim ini pun diharapkan dapat menular pada skuat 'Elang Putih'julukan Polandia dalam putaran final Euro 2016 di Prancis, Juni mendatang. Lewandowski memang menunjukkan performa gemilang selama berlaga di kompetisi strata teratas Jerman, Bundesliga, musim 2015/2016. Dalam membela tim kelas satu Bayern Muenchen, Lewandowski berhasil membawa Die Roten--julukan Bayern Muenchen--untuk mengamankan gelar juara keempat mereka secara beruntun.
Ia bahkan menjadi pemain asing Muenchen satu-satunya yang memecahkan kebuntuan 30 gol selama 40 tahun setelah torehan 34 gol Dieter Mueller pada 1976-1977. Sebagai pencetak skor terbanyak dengan total 30 gol musim ini, Lewandowski pun dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Jerman. Ia berhasil mengalahkan para pesaingnya, seperti penyerang Borussia Monchengladbach, Andre Hahn, gelandang Bayer Leverkusen Charles Aranguiz, dan bek Werder Bremen, Papy Djilobodji.
Torehan itu kerap membuatnya dipuji banyak pihak, termasuk pelatih Polandia, Adam Nawalka. "Robert Lewandowski ialah pemain bernomor punggung sembilan terbaik di dunia. Ia selalu mengalami peningkatan sepanjang waktu. Dia membuat perkembangan secara berkesinambungan dan saya tidak berpikir ada siapa pun yang bisa menghentikannya. Saya tentu berharap aksinya berlanjut di Prancis," ujar Nawalka.
Sebagai kapten tim, Lewandowski menjadi tumpuan harapan Polandia untuk mencapai prestasi terbaik di Piala Eropa kali ini. Tiga pesaing mereka di Grup C, yaitu Jerman, Ukraina, dan Irlandia Utara, pun sudah menunggu Polandia di putaran final nanti. Bakat Lewandowski sebagai mesin pencetak skor memang sudah menonjol sejak debutnya sebagai pemain senior di Znicz Pruszkow pada 2006. Saat berlaga di turnamen Divisi Tiga Polandia, Lewandowski menjadi top scorer dengan 15 gol dan sekaligus menolong timnya untuk berlaga ke Divisi Dua Polandia.
Saat itulah Lewandowski kembali menjadi pencetak skor terbanyak dengan 21 gol. Namanya kembali dikenal saat memperkuat Borussia Dortmund di Bundesliga sejak 2010-2014. Ia membawa Dortmund mencapai final Liga Champions 2013 sebelum dikalahkan Bayern Muenchen 1-2. Kariernya semakin gemilang sejak bergabung dengan Muenchen pada 2015. Ia pun membawa Muenchen ke posisi puncak klasemen dan menjadi juara dengan menyisakan satu pertandingan terakhir. Tak hanya menjadi top scorer di Die Roten, pemain berusia 27 tahun itu juga menjadi pencetak skor terbanyak di babak kualifikasi Euro 2016 dengan sumbangan 13 gol. Prestasi gemilangnya selama ini membuat Lewandowski menerima predikat pemain terbaik Polandia selama lima tahun berturut-turut, yaitu sejak 2011-2015. Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik di babak kualifikasi Euro 2016.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved