Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DUKUNGAN dari pemilik hak suara PSSI yang menuntut digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk melengserkan kepemimpinan La Nyalla Mattalitti kian gemuk. Kini dua klub strata tertinggi sepak bola Indonesia PSM Makassar dan Barito Putera juga menyatakan sikap mendukung digelarnya KLB.
Pernyataan sikap duo ISL ini semakin menambah lis dukungan yang sebelumnya berjumlah 87 pemilik hak suara yang mengatasnamakan kelompok 85 yang telah mengajukan tuntutan tersebut pada PSSI pada awal Mei lalu.
Kabar ini semakin menepis isu KLB meredup pascaFIFA akhirnya mencabut sanksi Indonesia pada 13 Mei lalu. Saat dimintai tanggapannya Direktur Klub PSM Makassar Sumirlan tidak menampik kabar tersebut. Alasan klub berjuluk Juku Eja yang kini melunak mendukung KLB karena PSM tidak ingin periode buruk yang sama yakni pembekuan PSSI.
"Kami tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Kami ingin PSSI dikelola dengan baik. Kalau ada orang mengalah untuk perbaikan PSSI kan luar biasa namanya. Yang mengalah akan tercatat dalam sejarah tapi kalau masing-masing ngotot ya tidak," sebut Sumirlan, Senin (16/5).
Lebih lanjut, Sumirlan menambahkan dukungan KLB dari para pemilik hak suara tidak hanya berhenti sampai disini. "Ini bertambah terus karena Asprov (Asosiasi Provinsi) sudah mulai masuk, kalau tidak salah sudah mencapai 95 voter," imbuhnya.
Di sisi lain, status hukum Ketua Umum La Nyalla Mattalitti yang kini sebagai tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) menjadi alasan lain klub mendukung KLB. La Nyalla telah ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur karena dugaan korupsi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur yang dipimpinnya.
"Jadi keran yang telah mulai dibuka oleh pemerintah dengan pembekuan dicabut. Saatnya kita melakukan pembenahan organisasi, sekarang pembenahan di ketua umum tapi ketua umum kita kan lagi DPO. Jangan sampai masalah ini berlarut-larut salah satu pencegahannya KLB dong," Asisten Manajer Barito Putera Ardasa Syarifuddin.
Di sisi lain, pengamat sepak bola Tommy Apriantono menilai semakin gemuknya dukungan menggelar KLB karena dampak dari pembekuan PSSI oleh Pemerintah beberapa saat lalu. Apalagi pemilik hak suara yang terkena dampak langsung sanksi pembekuan tersebut mulai menyadari PSSI tidak dapat jauh dari kebijakan pemerintah.
"Ternyata manfaatnya pembekuan yang dilakukan pemerintah adalah voters berani meminta KLB. Kalau tidak dibekukan saya rasa tidak akan melakukan KLB. Saat ini yang terpenting menjaga konsistensi suara dan kedua adalah menjadikan momentum ini untuk perbaikan kearah yang lebih baik," ujarnya.
Sementara itu, acting Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan masih irit bicara terkait desakan pemilik hak suara yang menuntut PSSI segera melakukan KLB. Politikus Partai Demokrat hanya menegaskan akan menggelar komunikasi dengan seluruh anggota PSSI tanpa memberikan kepastian digelarnya KLB.
"Kami akan berkomunikasi dengan sangat cepat dan kekeluargaan. Sekali lagi PSSI baru bekerja hari ini setelah kembali dari Meksiko. <i>Nah<p> di sesi berikutnya mungkin satu atau dua hari ke depan akan membicarakan soal ini," jelas Hinca. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved