West Ham bakal Jatuhkan Sanksi Berat bagi Suporter Anarkis

Antara
11/5/2016 18:37
West Ham bakal Jatuhkan Sanksi Berat bagi Suporter Anarkis
(AFP PHOTO / GLYN KIRK)

PARA penggemar yang menodai pesta perpisahan West Ham United dengan menyerang bus tim Manchester United dengan botol akan diskors seumur hidup. Demikian dikatakan Wakil Ketua Klub Karren Brady pada Rabu (11/5).

Apa yang semestinya menjadi klimaks yang layak dikenang untuk 112 tahun penampilan di Boleyn Ground berubah menjadi keburukan sebelum pertandingan Selasa (10/5) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB dimainkan. Halaman-halaman depan surat kabar lokal pun didominasi oleh gambar-gambar bus United dengan kaca-kacanya yang hancur.

Rekaman video yang direkam oleh para pemain United dari dalam bus menjadi viral di media sosial, sedangkan rekaman televisi mengenai aksi kekerasan itu telah tersebar ke seluruh dunia.

Petinggi the Hammers David Sullivan, yang berbicara kepada Sky Sports pada Selasa, awalnya tidak memperhatikan tingkat keseriusan insiden itu dan menyalahkan MU karena mengakibatkan penundaan pertandingan selama 45 menit yang merupakan pertandingan terakhir di Boleyn Ground atau dikenal juga dengan Upton Park.

Bagaimana pun, Brady berupaya memperbaiki kerusakan yang diciptakan oleh komentar-komentar Sullivan. "Saya, dewan (pengurus), dan semua orang di West Ham mengutuk keras tingkah laku yang tidak dapat diterima yang kita saksikan di luar stadion tadi malam," ucapnya dalam pernyataan di Twitter.

"West Ham merupakan klub keluarga dan mayoritas penggemar yang menghadiri pertandingan terakhir pada Selasa untuk mengucapkan perpisahan yang layak kepada Boleyn."

Ia juga menegaskan skors seumur hidup bagi mereka-mereka yang memilih untuk bertingkah laku tidak pantas. "Akan ditangani dengan cara sekeras mungkin, dengan skors seumur hidup bagi mereka yang didapati bersalah melakukan kekerasan."

Ribuan penggemar memadati jalan-jalan di sekitar stadion pada Selasa, sebagian besar tidak memiliki tiket untuk pertandingan. Bus United diserang ketika melintasi patung mantan kapten West Ham Bobby Moore, yang berpose dengan trofi Piala Dunia 1966.

Seorang petugas dari Kepolisian Metropolitan London dan salah seorang warga masyarakat mengalami cedera minor. Tidak ada penahanan yang dilakukan. "Kami telah menerima ribuan cuitan dan surat elektronik dari para penggemar yang mengatakan betapa bangganya mereka dapat menjadi bagian dari malam yang istimewa dalam sejarah West Ham," kata West Ham dalam pernyataan awalnya, sebelum menyadari adanya serangan terhadap bus United.

"Itu tidak dapat diterima dan kami akan bekerja sama dengan polisi untuk mengidentifikasi sosok-sosok yang bertanggung jawab dan menjatuhkan skors seumur hidup kepada mereka."

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) juga mengumumkan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan penuh, termasuk insiden ketika sejumlah benda dilemparkan kepada kiper United David de Gea saat pertandingan berlangsung.

West Ham telah bermain di Boleyn Ground yang berkapasitas 35.000 penonton sejak 1904, tapi akan memulai musim depan dengan bermain di Stadion Olympiade yang bernilai 700 juta pound setelah menyetujui sewa selama 99 tahun.

Di lapangan, kemenangan 3-2 mereka atas United memberikan akhir yang sesuai, sebelum pertunjukan setelah pertandingan menghadirkan era baru. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya