Aremania Dilarang Melawat ke Madura

06/5/2016 18:03
Aremania Dilarang Melawat ke Madura
(Antara/Didik Suhartono)

AREMANIA atau pendukung klub sepakbola Arema dilarang kepolisian melawat ke Madura untuk memberikan dukungan langsung pada tim kesayangan masyakat Malang, Jawa Timur, itu yang menghadapi Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (6/5) dalam lanjutan Indonesia/Torabika Soccer Championship (ISC/TSC) 2016.

"Akan lebih baik kalau Aremania tidak perlu tur atau menyaksikan langsung pertandingan Arema yang dijamu Madura United (MU) karena sangat berbahaya," kata Kepala Satuan Bimbingan Masyarakat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang AKP Imam Mustalih di Malang, Jawa Timur.

Mewakili Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Malang AKBP Decky Hendarsono, Imam menyatakan bahwa tur Aremania ke Madura cukup berbahaya.

Ia mengemukakan, larangan itu dilakukan mengingat adanya kemungkinan oknum suporter dari kota lain, seperti Surabaya yang akan "menyapu" (sweeping) kendaraan roda dua dan roda empat di kawasan Jembatan Suramadu. Karena itu, ia menyatakan, pihaknya berharap Aremania dapat mengerti dan tidak nekat berangkat ke Madura.

Meski dilarang melawat ke Madura, pihak kepolisian bersama manajemen Arema akan memfasilitasi Aremania yang ingin menyaksikan pertandingan bersama dengan menggelar nonton bareng (nobar) di halaman kantor Arema di Jalan Kertanegara, Kota Malang, Jawa Timur.

"Nanti malam ada nobar di Kantor Arema untuk Aremania. Jadi, Aremania masih bisa mendukung tim kesayangannya. Silakan yang ingin nobar datang ke lokasi, tapi kami imbau juga tetap jaga keamanan diri sendiri dan orang lain," ucapnya.

Merebaknya kabar adanya sweeping yang dilakukan oleh oknum suporter asal Surabaya terhadap kenderaan berpelat N di Jembatan Suramadu, sejak Kamis (5/5) malam, membuat Polresta Malang melarang Aremania tur ke Madura untuk menyaksikan dan memberikan dukungan langsung pada tim asuhan Milomir Seslija tersebut. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya