PSSI Jelaskan Hasil Pertemuan dengan FIFA

Antara
28/4/2016 00:55
PSSI Jelaskan Hasil Pertemuan dengan FIFA
(MI/Rommy P)

PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjelaskan hasil pertemuan antara perwakilannya dan pemerintah bertemu dengan badan sepak bola dunia atau FIFA.

Dikutip oleh Kantor Berita Antara di Jakarta, dari laman PSSI, pertemuan yang sebelumnya direncanakan Senin (25/4) diundur menjadi Selasa (26/4) waktu setempat di Zurich, Swiss, lantaran kesibukan Presiden FIFA Gianni Infantino.

"Alhamdulillah pertemuan cukup kondusif dan melahirkan beberapa poin penting. FIFA mengingatkan pemerintah melalui surat yang dikirimkan kepada Mensesneg (Menteri Sekretaris Negara) pada hari yang sama. Suspension FIFA akan dicabut hanya apabila pemerintah mencabut pembekuan terhadap PSSI," kata Agum Gumelar selaku Dewan Kehormatan PSSI sesaat setelah selesai rapat.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan PSSI selaku Ketua Dewan Kehormatan Agum Gumelar dan dari pemerintah selaku Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir. Berlangsung selama 75 menit, pertemuan tersebut cukup padat.

FIFA menyampaikan kekhawatirannya terhadap PSSI dan sepak bola Indonesia yang hingga saat ini belum ada perkembangan untuk dapat kembali ke keluarga sepak bola internasional. FIFA dalam suratnya juga membahas mengenai Kongres Luar Biasa (KLB) yang merupakan ranah PSSI beserta Statuta dan anggotanya.

"KLB seperti yang saya sudah berulang kali bicara hanya dapat dilakukan sesuai Statuta PSSI yang sudah sesuai dengan standar statuta FIFA," katanya.

Diharapkan setelah mendapatkan pencerahan langsung dari FIFA, pemerintah dapat mencabut pembekuan yang diikuti dengan pencabutan suspension FIFA. Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Dewa S Broto mengatakan bahwa pencabutan pembekuan PSSI oleh pemerintah menunggu arahan dari Presiden Joko Widodo.

"Tindakan selanjutnya kami menunggu arahan dari Presiden, untuk hasil selengkapnya, intinya memang ada perkembangan positif, tapi saya belum bisa menjelaskan secara detail," kata Gatot. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya