Klopp Tuntut Konsistensi Liverpool

Nurul Fadillah
23/4/2016 08:01
Klopp Tuntut Konsistensi Liverpool
(AFP/GLYN KIRK)

MELIHAT anak-anak asuhnya menghancurkan Everton di derby Merseyside tidak lantas membuat pelatih Liverpool Juergen Klopp puas.

Ia masih ingin melihat peningkatan performa ketika the Reds menjamu Newcastle United di Anfield, malam nanti.

Konsistensi ialah bukti yang ingin dirasakan pria asal Jerman itu.

Dalam beberapa pertandingan belakangan, ia melihat penampilan the Kops naik-turun sehingga kini masih tertahan di urutan 7 dengan 54 angka.

Jika the Reds mampu menekuk the Magpies, itu akan menjadi kemenangan keempat beruntun di Liga Primer.

Sejak mengambil alih kepelatihan dari Brendan Rodgers Oktober lalu, Klopp hanya pernah membawa Roberto Firmino dkk paling banyak mencetak tiga hasil positif berturut-turut, yakni atas Aston Villa, Manchester City, dan Crystal Palace, sebelum ditekuk Southampton.

"Konsistensi datang dengan bermain kompak. Kini, masih ada 15 poin untuk kami rebut dan kami bisa menyapu bersih itu jika bermain konsisten," tandas Klopp.

Sayangnya, eks arsitek Borussia Dortmund itu tak bisa menurunkan Divock Origi (cedera tumit), Martin Skrtel (paha), Emre Can (tumit), Jordan Henderson, Christian Benteke, Danny Ings, dan Joe Gomez (tumit).

Sebaliknya, bagi Newcastle, kemenangan akan sangat berarti dalam misi menyelamatkan diri dari zona degradasi.

Pasukan Rafael Benitez itu memang masih terbenam di dua tingkat dari dasar, tapi hasil imbang dengan Manchester City meningkatkan kepercayaan diri mereka.

"Kami belum selamat, tapi kami yakin bisa. Dengan posisi sekarang, kami harus berjuang jauh lebih keras," ujar penjebol jala Joe Hart, Vurnon Anita.

Di laga lain, Arsenal berhasil merebut kembali peringkat tiga setelah menumbangkan West Bromwich Albion 2-0 di Emirates, kemarin dini hari.

Alexis Sanches menjadi pahlawan the Gunners dengan memborong dua gol di menit 6 dan 38.

"Secara keseluruhan, kami mendominasi pertandingan dan kami bermain dengan baik dari segi teknis," ujar Wenger.

Penyelamat reputasi

Manchester United juga akan merumput kontra Everton, malam nanti, tapi mereka akan berjuang di leg satu semifinal Piala FA.

Pelatih MU Louis van Gaal bakal menjadikan duel itu sebagai penyelamat reputasinya yang di ambang pemecatan oleh manajemen 'Setan Merah'.

Kegagalannya mempersembahkan gelar Liga Primer di musim kedua kepelatihannya membuat para fan United mulai tidak sabar.

Apalagi, penghuni Old Trafford itu masih berjuang mencuri tiket Liga Champions dari tangan City atau Arsenal.

Namun, di turnamen tertua di Inggris itu, MU berpeluang melaju ke final. Terakhir kali the Red Devils berlaga di partai pamungkas Piala FA ialah pada 2007 meski saat itu mereka kalah 0-1 dari Chelsea.

"Kami akan bermain maksimal di semifinal (Piala FA) dan masih mengincar peringkat empat (di Liga Primer)," tandas Van Gaal.

Meski dianggap lebih inferior daripada MU karena baru babak belur di derby Merseyside, Everton bukan lawan mudah.

Jika dibandingkan dengan United yang harus memainkan partai ulangan untuk melaju ke semifinal, the Toffees langsung aman setelah menjungkalkan Chelsea 2-0.

"Kini, fokus kami mengarah ke Wembley. Kami sudah sangat siap untuk tampil ganas di hadapan lawan yang kuat," kata pelatih Everton Roberto Martinez.

(AFP/AP/R-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya