Klub Sepak Bola Amatir akan Kembali Dibiayai APBD

Astri Novaria
15/4/2016 19:38
Klub Sepak Bola Amatir akan Kembali Dibiayai APBD
(MI/Rommy P)

JURU Bicara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot Dewa Broto seusai pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Presiden merespons positif apresiasi sejumlah Asosiasi Provinsi PSSI dan klub-klub sepak bola nasional yang meminta agar pelarangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk sepak bola dicabut.

"Ada permintaan dari yang menyampaikan aspirasi memohon kepada Presiden agar meninjau kembali soal pelarangan APBD untuk sepak bola. Jawaban beliau, akan ditinjau kembali karena itu merupakan bagian dari kontribusi untuk klub di daerah. Dengan catatan, harus ada pembatasannya," ujar Gatot saat berbincang di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (15/4).

Pembatasan yang dimaksud Gatot ialah agar APBD tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan, tidak dilakukan sewenang-wenang. Jokowi, sambung Gatot, telah memerintahkan dua kementerian, yakni Kemenpora dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk membahas pencabutan tersebut.

"APBD ini khusus yang amatir. Pertimbangannya, karena seakan-akan hidup segan mati pun tidak. Presiden tadi sudah sampaikan pasti akan dicabut, tapi ada pembatasannya. Artinya jangan sampai tiap daerah jor-joran," tandasnya.

Adapun, klub-klub profesional di Indonesia sudah tidak bisa menggunakan dana dari APBD untuk membiayai operasional klub menyusul keluarnya Peraturan Mendagri Nomor 32 Tahun 2011 dan 39 Tahun 2012. Pelarangan penggunaan APBD untuk klub sepak bola itu salah satunya bertujuan agar klub bisa mandiri dalam menjalani operasional.

"Saya kira nuansanya positif, Pak Presiden mendorong agar kompetisi sepak bola bergulir kembali," imbuhnya.

Selain itu, kata Gatot, Presiden Jokowi juga berharap ada perubahan tata kelola dalam organisasi sepak bola. Tata kelola yang dimaksud Gatot ialah perlu diwujudkan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Selain itu, soal kesejahteraan pemain juga jelas.

"Presiden menyadari sepak bola itu bagian dari edukasi dan hiburan. Terlebih pada Mei mendatang akan ada Kongres Tahunan FIFA di Meksiko. Jokowi berharap segala persoalan yang terkait dengan masalah sepak bola bisa tuntas," pungkasnya. (Nov/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya