La Nyalla Kabur, PSSI Harus Segera KLB

Widjajadi
29/3/2016 18:19
La Nyalla Kabur, PSSI Harus Segera KLB
(Antara/Wahyu Putro A)

MENTERI Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi harus segera mengirim surat kepada FIFA terkait kasus hukum yang menyangkut Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti.

Surat tersebut untuk meminta FIFA memberi lampu hijau kepada PSSI untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) seiring kaburnya La Nyalla, tersangka kasus dana hibah Pemprov Jatim, ke Malaysia.

"La Nyalla sudah di Malaysia. Untuk menyelesaikan kemelut PSSI yang dibayangi ancaman sanksi FIFA, pemerintah harus bertindak cepat. Menpora harus cepat berkirim surat kepada FIFA, intinya agar diperbolehkan menggelar KLB," saran mantan anggota Komite Nasional Penyelamat PSSI, Fx Hadi Rudyatmo Selasa (29/3).

Menurut dia, berlarut-larutnya penyelesaian kemelut PSSI yang dibekukan oleh pemerintah ini, akan menghancurkan perkembangan sepakbola nasional ke depan. Apalagi batas waktu yang diberikan FIFA hanya tinggal sebulan lagi.

Jika batas waktu terlampau, dan KLB belum digelar karena sikap ngotot La Nyalla yang tidak bersedia mundur dari PSSI, dan pada saat sama para pemilik suara di PSSI juga berlambat-lambat, Rudy meyakini tidak akan ada kesempatan kedua bagi PSSI untuk menyelamatkan persepakbolaan nasional.

"Karena itu, demi masa depan sepakbola nasional yang bisa berputar normal dan bisa mengikuti agenda FIFA di dunia internasional, pemerintah harus bergerak cepat. Menpora harus berkoordinasi dengan Tim Adhoc pimpinan Pak Agum. TIdak ada waktu untuk menunda-nunda lagi,"
katanya.

Begitu halnya Exco dan para pemilik suara di PSSI harus menyatukan pendapat bahwa KLB harus digelar dalam waktu dekat, dengan waktu paling lambat akhir April. "Ingat vonis sanksi FIFA digodok pada Mei nanti," tandas Wali Kota Solo tersebut. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya